Mahasiswa deklarasi dukungan duet Jokowi dan Ryamizard
Selain mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi dan Ryamizard Ryacudu, KMK Yogyakarta juga membacakan Manifesto Yogyakarta
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Konsolidasi Mahasiswa Kebangsaan (KMK) Yogyakarta mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi dan Ryamizard Ryacudu untuk maju sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Kamis (24/4). Mereka menilai mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Ryamizard merupakan sosok yang tepat untuk mendampingi Jokowi sebagai cawapres.
Koordinator KMK Yogya, Aditya Iskandar, mengatakan Ryamizard merupakan sosok militer yang berani dan tegas.
"Ryamizard merupakan sosok yang memiliki keberanian, tegas, bersih dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Selain itu Ryamizard juga terkenal sebagai sosok seorang jenderal AD yang lurus dan jujur sehingga cocok mendampingi Jokowi," kata Aditya pada wartawan.
Aditya menambahkan bahwa kondisi Indonesia saat ini yang tengah carut marut membutuhkan sosok pemimpin nasional yang bisa mengatasi permasalahan tersebut. Banyaknya kasus korupsi, penjarahan sumber daya alam dan dominasi penguasaan asing terhadap kekayaan alam Indonesia juga merupakan PR bangsa Indonesia yang harus bisa segera diselesaikan.
"Jokowi dan Ryamizard Ryacudu merupakan sosok yang kami anggap bisa menyelesaikan semua permasalahan tersebut. Untuk itu kami mendukung pasangan Jokowi dan Ryamizard untuk memimpin Indonesia," terang Aditya.
Selain mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi dan Ryamizard Ryacudu, KMK Yogyakarta juga membacakan Manifesto Yogyakarta Untuk Indonesia: Kita Harus Merdeka Kembali. Manifesto tersebut berisikan tiga poin. Pertama, sikap tegas Bangsa Indonesia untuk menolak segala bentuk penindasan di atas bumi. Kedua, Proklamasi sebagai deklarasi bangsa Indonesia untuk berdaulat di sektor politik, hukum, ekonomi, pangan, energi dan pertahanan. Ketiga, mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga:
Jokowi temui Sri Mulyani bicarakan cawapres
Jokowi bakal deklarasi cawapres besok?
Sadar elektabilitas turun, Jokowi gandeng cawapres populer
JK belum pasti jadi pendamping Jokowi
Tantang Jokowi debat Prabowo, Fadli Zon dinilai tak cerdas