LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Luhut Terkait Pertemuan Jokowi-Prabowo: Semua Berjalan Baik, Hanya Soal Waktu

Menurut Luhut, pertemuan kedua tokoh pasti akan terlaksana dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia khususnya. Pertemuan Jokowi dan Prabowo pun hanya soal menentukan waktu yang pas.

2019-07-02 13:52:44
Jokowi
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan hubungan antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat ini baik-baik saja. Hanya saja, kedua tokoh tersebut tinggal menunggu momen untuk bertemu pasca Pilpres 2019 kemarin.

"Semua berjalan dengan baik enggak usah diribut-ributin lagi. Kalau nanti bapak bapak berdua itu (Jokowi dan Prabowo) mau ketemu ya silakan kalau Presiden pasti mau dan Pak Prabowo juga saya kira gitu," kata Luhut di Kantornya, Jakarta, Selasa (2/7).

Menurut Luhut, pertemuan kedua tokoh pasti akan terlaksana dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia khususnya. Pertemuan Jokowi dan Prabowo pun hanya soal menentukan waktu yang pas.

Advertisement

"Kalau Presiden pasti mau, Pak Prabowo saya kira juga hanya soal waktu. Biarkanlah berjalan sesuai irama. Ini kan momentum Indonesia bagus jangan kita rusak sendiri," katanya.

Sebelumnya, Sejumlah pihak mendorong pertemuan antara capres 01 Joko Widodo dan capres 02 Prabowo Subianto pasca Pilpres 2019. Politikus Partai Gerindra Sodik Mudjahid menyebut, Prabowo sangat siap untuk bersilaturahmi.

Menyambungkan silaturahmi saling memaafkan adalah hal yang sangat manusiawi. Karenanya harus dilakukan apalagi oleh tokoh pemimpin bangsa panutan rakyat dan PS (Prabowo Subianto) sangat siap," kata Sodik kepada wartawan, Selasa (4/6).

Advertisement

Namun, Sodik tak ingin silaturahim tersebut dijadikan alasan untuk menafikan pelanggaran hukum seperti kecurangan-kecurangan Pemilu 2019.

"Silaturahmi jangan dijadikan alasan untuk menafikan dan anggap selesai jika ada urusan-urusan pelanggaran hukum seperti kecurangan-kecurangan pemilu sebelum, semasa dan sesudah pencoblosan dan bentuk bentuk pelanggaran hukum lainnya," tuturnya

Baca juga:
Rantai Persahabatan Jokowi-Prabowo dan Sinyal Rangkul Gerindra
Menengok Sejarah Gerindra yang Selalu Pilih Jadi Oposisi
Dewan Penasihat Gerindra Yakin Prabowo Tak Akan Cederai Demokrasi Merapat ke Jokowi
Jokowi Sangat Bahagia Jika Prabowo Datang ke Pelantikannya
Jokowi: Tanya Pak Prabowo, Kapan Ketemu Pak Jokowi

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.