Kubu Jokowi Yakin Pemilu Jurdil, Kalau Curang Pasti Ketahuan
"Faktanya, tidak ada kecurangan dari tahapan penghitungan suara Pilpres secara berjenjang. Sebab pihak tertentu yang bermaksud curang, dipastikan akan ketahuan. Kenapa? Karena semua mata memantau dan mengawasi setiap proses," kata Umbas.
Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) bersama Tim di daerah termasuk Relawan telah menerima laporan hasil pleno penghitungan suara Pilpres 2019 tingkat kabupaten/kota. Seluruh proses rekapitulasi dinilai berlangsung transparan, akuntabel, jurdil dan demokratis.
Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin Michael Umbas mengatakan, setiap KPU dan Bawaslu kabupaten/kota, bahkan turut mengundang langsung tokoh masyarakat, agama, dan unsur-unsur Muspida setempat. Artinya, kata dia, tidak hanya saksi partai maupun saksi dari pasangan 01 dan 02 yang mengikuti pleno.
"Faktanya, tidak ada kecurangan dari tahapan penghitungan suara Pilpres secara berjenjang. Sebab pihak tertentu yang bermaksud curang, dipastikan akan ketahuan. Kenapa? Karena semua mata memantau dan mengawasi setiap proses. Media juga ikut memberitakan," jelas Umbas kepada wartawan, Sabtu (10/5).
Atas dasar itu, kata Umbas lagi, tudingan curang untuk kesekian kalinya adalah fitnah tak berdasar. Jelas bagian dari kebohongan serta sama sekali tidak berbasis fakta. Drama tak bermutu.
"Kami melihat ada penggiringan opini bahwa kecurangan secara TSM (terstruktur, sistematis, masif) terjadi saat Pilpres. Sekali lagi, fakta harus dijadikan acuan bersama. Sekarang pleno kabupaten/kota hampir rampung. Sama sekali tak ada temuan TSM," tegas Umbas.
Dia pun mengajak hentikan segala halusinasi yang dipaksa menjadi hal rasional untuk mengelabui publik. Hampir dalam setiap pleno rekapitulasi, tokoh-tokoh agama dan masyarakat justru memuji dan mengapresiasi Pilpres 2019 yang transparan.
"Semua bisa akses data dan rekapitulasi suara. Ini bukti nyata transparansi. Kebenaran tentu saja akan berdiri tegak, tak peduli seberapa kuat kalian mengguncangkannya," tutup dia.
Baca juga:
Minus Kuala Lumpur, KPU Selesai Rekapitulasi Suara di Luar Negeri
Megawati: Kalah Menang Biasa, Jangan Lakukan Hal yang Inkonstitusional
Pleno Rekapitulasi Suara, KPU Kaltim Dibikin Repot Perbaiki Kesalahan Kabupaten/Kota
Besok, BPN Prabowo Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu ke Bawaslu
Gerindra Kumpulkan Tanda Tangan Pembentukan Pansus Pemilu
Ini Tanggapan Wiranto dan KPU atas Aksi Demo yang Digagas Kivlan Zen
Cerita Ketua KPPS di Makassar Terpaksa Pinjam Uang Bayar Honor Anggota dan Linmas