KPU DKI sebut janji Agus Rp 1 M per RW bukan politik uang
KPU DKI sebut Agus janji Rp 1 M per RW bukan politik uang. Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno menilai menjanjikan alokasi anggaran pada saat kampanye bukan merupakan sebuah pelanggaran politik uang atau money politic. Tetapi hal itu bisa termasuk ke dalam pelanggaran administrasi.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat melontarkan ucapan akan memberikan dana Rp 1 miliar untuk pemberdayaan komunitas tiap Rukun Warga (RW) jika kelak terpilih menjadi Gubernur Ibu Kota. Hal ini menjadi polemik dan menimbulkan pro kontra di semua kalangan masyarakat.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta, Sumarno menilai menjanjikan alokasi anggaran pada saat kampanye bukan merupakan sebuah pelanggaran politik uang atau money politic. "Yang dimaksud money politic kalau dia menjanjikan kamu mendukung saya, nih saya kasih sekian," kata Sumarno di Balai Agung gedung Balai Kota, Selasa (06/12).
Tetapi Sumarno juga mengatakan bahwa hal itu bisa termasuk ke dalam pelanggaran administrasi jika sebelumnya program tersebut tidak terdapat dalam visi misi pasangan calon. "Tetapi memang mereka dalam kampanye harus merujuk dalam visi misinya, harus ada, itu merupakan elaborasi dari visi misi mereka yang sangat umum," ungkapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa KPUD DKI Jakarta sudah mengingatkan dan memanggil tim sukses paslon nomor urut satu untuk tetap mengacu pada vsisi misi. "Karena itu termasuk pelanggaran administrasi, tidak termasuk kategori pelanggaran. Memang harus di elaborasi lebih detail lagi," tuturnya.
Baca juga:
Agus-Sylvi paling banyak pelanggaran kampanye, ini kata Djarot
Dicibir Anies, program Rp 1 M per RW Agus-Silvi di-'warning' Bawaslu
Kubu Anies-Sandi minta Bawaslu beri sanksi Agus-Sylvi soal Rp 1 M
Program unggulan Agus Yudhoyono bisa timbulkan korupsi di tingkat RT
Agus tegaskan dana bergulir Rp 50 juta bukan bagi-bagi uang cash
Dituduh money politics, kubu Agus-Sylvi serang balik Anies-Sandi
Timses Agus sebut serangan program Rp 1 miliar rugikan kubu lawan
Timses menyatakan bahwa hal itu merupakan bagian dari visi misi, tapi lebih jauh Sumarno menyerahkan sepenuhnya hal itu pada Bawaslu untuk menyimpulkan bahwa itu tercatat atau tidak dalam visi misi.
"Timses nanti akan mendetailkan visi misinya. Mereka akan menginformasikan lagi ke KPU," tandasnya.