KPU: Daftar pemilih sementara Pemilu 2019 berjumlah 185.639.674 orang
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jumlah total dari daftar pemilih sementara (DPS), di seluruh kota/kabupaten, provinsi di Indonesia. Jumlah ini adalah hasil pemutakhiran data dari hasil rapat pleno Juni kemarin yang masih menyisakan 4 kabupaten di Papua karena alasan teknis.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jumlah total dari daftar pemilih sementara (DPS), di seluruh kota/kabupaten, provinsi di Indonesia. Jumlah ini adalah hasil pemutakhiran data dari hasil rapat pleno Juni kemarin yang masih menyisakan 4 kabupaten di Papua karena alasan teknis.
"Karena tanggal 23 Juni kemarin kita tetapkan masih kurang 4 kabupaten kota di Papua yang belum, sehingga hari ini sudah selesai dan ditetapkan oleh teman KPU Kabupaten/Kota di Papua, KPU Provinsi Papua, juga sudah melakukan perubahan rekapitulasi DPS tingkat provinsi," kata Komisioner KPU Viryan usai rapat Pleno Terbuka DPS di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (12/7).
Jumlah data masuk, lanjut Viryan, kini total DPS berjumlah 185.639.674 pemilih, dengan jumlah lokasi tempat pemungutan suara sebanyak 801.838 titik.
"Jadi ini setelah DPS ditetapkan kami melakukan tahapan perbaikan, tahapan penyusunan DPS hasil pemutakhiran, setelah itu dilakukan penetapan DPT pada Bulan Agustus 2018," jelas Viryan.
Nantinya, hasil DPS ini akan kembali dicocokan dengan Sistem Daftar Pemilih (Sidalih) yang ada di luar dan dalam negeri.
"Jadi kita akan sinkronkan melalui Sidalih, hal ini terkait dengan sampai hari H nanti teknis pemilihanya nanti, karena dimungkinkan pemungutan suara lebih awal tapi perhitunganya akan dilakukan bersamaan," tutup Viryan.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Prabowo khawatir KPU tak bisa beri DPT yang bersih dan benar saat Pemilu 2019
Persoalan DPT dinilai tetap jadi catatan buruk di Pilkada Serentak 2018
Puluhan ribu pemilih belum terdaftar DPT di Pilkada Sumsel
10.885 Warga binaan di Jabar masuk DPT untuk mencoblos
Data e-KTP lebih banyak dari DPT, KPUD Bekasi yakin surat suara tidak kurang
Dirjen Dukcapil soroti selisih 10 juta DPS di rapat bersama KPU