Komisi III DPR: Ketemu PDIP, Abraham Samad lakukan korupsi besar
Bukan melanggar kode etik, Abraham Samad disebut lakukan korupsi besar jika benar bertemu elite PDIP diam-diam.
Pertemuan antara petinggi PDIP dengan Abraham Samad dianggap sebagai sebuah pelanggaran kode etik. Mengingat, Samad adalah seorang Ketua dari Lembaga antikorupsi yang harusnya independen dan lepas dari pertemuan-pertemuan rahasia dengan politisi.
Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harmana menyebut, jika benar Samad melakukan pertemuan tersebut, bukanlah sebuah hal yang melanggar kode etik. Melainkan, sebuah pelanggaran korupsi yang besar.
"Kalau (pertemuan) itu benar terjadi, maka ini bukan pelanggaran etik, tapi pelanggaran korupsi terbesar sama dengan memberikan janji," kata Benny di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/1)
Politikus Demokrat itu menegaskan, pelanggaran etik terjadi apabila Samad melakukan pertemuan dengan seorang tersangka korupsi. Maka, pelanggaran etik baru bisa ditujukan kepada pria asal Makassar itu.
"Melanggar etik itu kalau Samad bertemu tersangka. Misalnya, saya membawa pengusaha supaya mendapat proyek di DPR, itu baru korupsi terbesar," tegasnya.
Baca juga:
Hasto: Pertemuan ke-3 Abraham Samad dan Jokowi di Yogyakarta
Dukung Budi Gunawan jadi Kapolri, mahasiswa Solo bakar foto Abraham
Bantah tudingan PDIP, Abraham Samad pilih sembunyi
Komjen Budi disebut terlibat politik praktis, Polri cek ke Propam
KPK: Abraham Samad sebut PDIP fitnah
KPK sebut tak haram Abraham Samad dicalonkan jadi cawapres
Hasto ngaku disadap, ini kata KPK