LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Komisi III DPR: 2 Calon Petahana Hakim MK Belum Tentu Lolos Tes

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa menegaskan, dua calon petahana hakim Mahkamah Konstitusi (MK) belum tentu terpilih lagi dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon hakim tahun 2019. Sebab, kata dia, para calon itu masih perlu diuji kelayakan ulang.

2019-02-06 17:31:18
DPR
Advertisement

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa menegaskan, dua calon petahana hakim Mahkamah Konstitusi (MK) belum tentu terpilih lagi dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon hakim tahun 2019. Sebab, kata dia, para calon itu masih perlu diuji kelayakan ulang.

"Saya yakin tidak, kenapa? Seandainya dua-duanya diambil, tidak perlu proper ini kan? Karena dalam konteks peraturan bahwa DPR Komisi III bisa mengambilkan keputusan kalau calon yang sudah pernah diproper lagi," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2).

"Tapi diumumkan dan kita proper ulang untuk mempertajam persoalan-persoalan," sambungnya.

Advertisement

DPR akan menyeleksi 11 calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Dua di antaranya adalah petahana Wahiduddin Adams dan Aswanto.

Mereka berdua akan melakukan fit and proper test. Wahid dijadwalkan pada hari ini (6/2) sedangkan Aswanto Kamis (7/2).

Desmond kemudian menjelaskan mekanisme setelah fit and proper. Kata dia, DPR akan segera mengambil keputusan dan segera mengumumkannya pada hari terakhir fit and proper test pada Kamis (7/2).

Advertisement

"Sebelum berakhir, sebelum pengambilan keputusan tentunya ya kapoksi, pimpinan komisi dan tim ahli akan duduk bersama. Kita minta masukan tim ahli nah selanjutnya maisng-masing fraksi akan menilai," ungkapnya.

Jika dalam pengambilan keputusan ada perbedaan pendapat, tambah Desmond akan dilakukan mekanisme voting. Politikus Partai Gerindra ini menegaskan dalam pengambilan keputusan tidak selamanya harus terbuka. Tetapi bisa saja tertutup.

"Proses demokrasi kan ada yang tertutup atau terbuka. Tidak selalu terbuka. Yang penting pada saat di umumkan itu terbuka," ucapnya.

Baca juga:
Ketua DPR Ungkap Alasan Seleksi Calon Hakim MK Dipercepat
Belum Lapor LHKPN, Calon Hakim MK Dicecar DPR saat Fit & proper Test
Cuma 5 Hari, DPR Dinilai Tak Serius Seleksi Calon Hakim MK
Koalisi Masyarakat Sipil Minta DPR Perpanjang Waktu Seleksi Calon Hakim MK
5 Calon Hakim MK Belum Pernah Lapor LHKPN
Komisi III DPR Mulai Tahap Awal Fit and Proper Test Calon Hakim Konstitusi
Jadi Hakim MK, Enny Nurbaningsih junjung tinggi asas keadilan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.