Ketum Gerindra: Koalisi dengan PKS mantap
Gerindra yakin bila berkoalisi dengan PKS bakal menjadi komposisi yang luar biasa.
Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi memberi sinyal bakal segera menjalin koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jelang Pilpres 9 Juli mendatang. Dia mengaku bahwa dalam waktu dua hari sudah ada kepastian perihal koalisi tersebut.
"Koalisi? Mungkin sekali, tunggu sehari dua hari sudah ada perkembangan," kata Suhardi di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (26/4).
Walau demikian, Suhardi enggan membeberkan kapan pengumuman resmi koalisi dengan PKS diumumkan ke publik. Namun, dirinya yakin bila berkoalisi dengan partai pimpinan Anis Matta itu bakal menjadi komposisi yang luar biasa.
"Koalisi dengan PKS? Mantap," ujarnya.
Topik pilihan: Pelecehan Seksual di JIS | Pembajakan Virginblue | Penganiayaan Taruna STIP
Kendati begitu, Suhardi juga menyatakan, pendekatan Gerindra ke partai lain menunjukkan hasil menggembirakan. Terkait partai apa saja yang menunjukkan sinyal positif, ia lagi-lagi tidak mau mengungkapkannya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengaku partainya masih melakukan penjajakan kepada partai lain. Setidaknya, menurutnya tiga partai Islam kian mendekat.
"Jadi kita terus komunikasi dengan partai PKS, PAN, PPP. Namun, Kita masih belum ada keputusan fina," ujar Fadli di lokasi yang sama.
Meski demikian, Fadli mengaku bahwa Gerindra pada pekan depan makin intensif melakukan koalisi.
"Minggu depan. (Koalisi) Makin intensif," tegasnya.
Baca juga:
17 Tahun ekspedisi Kopassus di Everest: Allahu Akbar, Komando!
Fadli Zon: Prabowo sudah bertemu Wiranto
Prabowo makin gencar gaet mitra koalisi
Asmujiono ungkap alasan keluar dari Kopassus
Cerita Prabowo pernah tolak Asmujiono jadi Kopassus