LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ketua DPR Minta Masyarakat Setop Sebar Konten Negatif Aksi 22 Mei

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan konten negatif serta berita bohong atau hoaks terkait aksi 22 Mei kemarin. Hal ini, kata dia, dilakukan untuk mencegah masyarakat lainnya mempercayai berita yang tidak benar.

2019-05-23 21:08:00
Demo 22 Mei
Advertisement

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan konten negatif serta berita bohong atau hoaks terkait aksi 22 Mei kemarin. Hal ini, kata dia, dilakukan untuk mencegah masyarakat lainnya mempercayai berita yang tidak benar.

"Masyarakat untuk tidak menyebarkan konten-konten negatif yang bersifat provokatif seperti berita hoaks atau ujaran kebencian," kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Menurut Bamsoet, masyarakat harus meningkatkan literasinya pada media massa, terutama media sosial. Mulai dari seperti memperhatikan judul atau sumber berita tersebut.

Advertisement

"Seperti dengan lebih memperhatikan judul, alamat situs atau sumber berita, data yang disebutkan, keaslian video dan foto, dan legitimasi konten dari berita terkait," ungkapnya.

Terkait pembatasan penggunaan media sosial dari pemerintah, Politikus Partai Golkar ini meminta masyarakat untuk tidak panik. Serta pemerintah didesak juga untuk segera memulihkan pembatasan itu.

"Mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk dapat segera mencabut pembatasan penggunaan media sosial, mengingat media sosial merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi," ucapnya.

Advertisement

Diketahui, sejak Rabu (22/5) media sosial seperti Instagram, Facebook dan WhatsApp tidak bisa diakses secara maksimal. Hal ini terjadi karena adanya aksi 22 Mei yang berlangsung ricuh.

Baca juga:
NasDem Sebut Sikap Tidak Menerima Kekalahan Bisa Merusak Demokrasi
Polri Bentuk Tim Investigasi 7 Korban Meninggal Demo 21-22 Mei
Kronologi Penemuan Ambulans Berlogo Gerindra Bawa Batu di Demo 22 Mei
Stasiun Tanah Abang Kembali Dibuka Usai Aksi 22 Mei
Pasca-Demo Ricuh, Sultan Pontianak Jamin Gangguan Keamanan Tak Terulang Lagi
Polri: Satu Korban Kerusuhan 21-22 Mei Tewas Terkena Peluru Tajam

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.