Ketua DPD PDIP sebut rekomendasi cagub Jateng akan turun 22 Desember
Meski hasil survei internal DPD PDIP Jawa Tengah terhadap Gubernur Ganjar Pranowo menunjukkan peningkatan drastis, namun rekomendasi untuk maju dalam pilkada 2018 belum juga turun. Partai beralasan, saat ini rekomendasi masih dalam proses, setelah selesai dilakukan survei.
Meski hasil survei internal DPD PDIP Jawa Tengah terhadap Gubernur Ganjar Pranowo menunjukkan peningkatan drastis, namun rekomendasi untuk maju dalam pilkada 2018 belum juga turun. Partai beralasan, saat ini rekomendasi masih dalam proses, setelah selesai dilakukan survei.
"Ini lagi proses, survei sudah kita lakukan. Survei Ganjar Pranowo dulu 46,1 persen, sekarang naik signifikan. Itu artinya Ganjar masih disayang rakyat. Yang paling banyak menyayangi Ganjar itu ibu-ibu dan anak muda," ujar Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto, di Klaten, Selasa (12/12).
Kendati masih disayang, namun kewenangan pemberian rekomendasi, kata Bambang tergantung Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pihaknya hanya bertugas mempersiapkan segala hal yang patut dipertimbangkan agar semua keputusan cermat. Karena keputusan PDIP di Jawa Tengah menjadi taruhan, agar jangan sampai kalah.
"Kalau keputusannya salah dan PDIP kalah, susah, saya bisa digantung," seloroh Bambang Pacul, panggilan akrabnya.
Bambang menambahkan, rekomendasi diperkirakan baru akan turun tanggal 22 Desember mendatang. Namun jika pada tanggal tersebut belum turun, dia memperkirakan rekomendasi akan diberikan menjelang pendaftaran calon gubernur.
"Kalau sampai tanggal 22 Desember belum ada keputusan, kira-kira 6 atau 7 Januari baru luncur. Pendaftaran 8-10, satu bulan lagi baru ditetapkan oleh KPUD," katanya.
Baca juga:
Prabowo: Kita calonkan Sudirman Said di Jawa Tengah
Fadli Zon pastikan Gerindra usung Sudirman Said jadi cagub Jateng
Siang ini, Prabowo umumkan cagub Jateng yang diusung Gerindra
Soal cagub Jateng, Waketum Gerindra sebut belum ada keputusan
Sudirman Said: Soal pengumuman Cagub Jateng Gerindra, lihat saja besok