Kader Golkar diminta saweran untuk penyelenggaraan munas
Keputusan setoran atau 'saweran' tersebut akan disahkan dalam rapat pleno DPP Golkar pekan depan.
Politisi Partai Golkar Theo L Sambuaga menyatakan seluruh kader dianjurkan memberikan setoran atau 'saweran' untuk pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar yang rencananya digelar Mei 2016. Keputusan setoran atau 'saweran' tersebut akan disahkan dalam rapat pleno DPP Golkar pekan depan.
"Prinsipnya kita akan gotong royong bersama dengan seluruh kader termasuk caketum. Tentu ada syarat syarat termasuk yang kontribusi, tapi itu kita belum putuskan," kata Theo usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (21/4).
Dia menuturkan, setoran dianjurkan karena Munas Golkar yang diikuti 1500 peserta, membutuhkan dana besar. Namun dia tidak menyebutkan nominal kontribusi dari kader.
"Kita kan untuk selenggarakan munas ini perlu biaya, kita akan laksanakan jadi kita tanggung bersama ada kontribusi semua kader. Jadi bukan hanya caketum, semua kita termasuk saya," kata dia.
Bukan kali ini saja kader diminta saweran. Penyelenggaraan Munas sebelumnya juga menerapkan hal serupa. Bedanya, dulu tak diberitahukan ke publik.
"Ya dulu tidak menonjol, ya kumpul beberapa kader lalu berikan kontribusi. Sekarang ini langsung saja dikumpul seluruh kader, DPP dan fraksi DPR dan caketum," ucapnya.
Baca juga:
Munaslub Golkar digelar 25-27 Mei, sesuaikan dengan agenda Jokowi
Panitia Munaslub Golkar janji tak akan tagih calon Rp 20 miliar
Ade Komarudin temui Jusuf Kalla, minta restu maju ketum Golkar
Syarat Caketum Golkar harus lapor LHKPN ke KPK
Jika jadi ketum, Airlangga akan buat sekolah politik buat kader muda