Kadafi Minta Afirmasi Sebesar-besarnya untuk Guru Honorer
Kadafi mengajak semua komponen bangsa memikirkan perjuangan para guru honorer, terutama yang berkaitan dalam beberapa persoalan krusial.
Anggota Komisi X DPR-RI, Muhammad Kadafi meminta pemerintah memberikan perhatian serius dan mengangkat harkat serta martabat para guru di Indonesia. Ia meminta untuk guru honorer diberikan afirmasi yang sebesar-besarnya dalam penerimaan guru PPPK.
“Nasib mereka sangat tragis dan memilukan. Bahkan salah satu peserta seleksi P3K sampai gantung diri, yaitu guru dari salah satu sekolah dasar di Majalengka,” katanya saat menyampaikan interupsi pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (7/10).
Dia menekankan, perhatian khusus kepada nasib guru ini juga erat kaitannya dengan bonus demografi di Indonesia.
“Dengan peran guru, negara bisa mendapat bonus SDM unggul dan berkualitas. Tanpa proses yang baik kepada guru maka berkah bonus demografi itu bisa akan menjadi hoaks, pimpinan, jadi pertimbangan dan pengawasan kita bersama," jelasnya.
Karena itu, Kadafi memohon pimpinan DPR-RI berserta seluruh anggota untuk mengawasi proses pengumuman guru PPPK pada 8 Oktober ini.
"Kita hari ini duduk di sini karena dedikasi guru, oleh karena itu perlu kita ingat bersama jangan sampai besok terjadi kegaduhan dan terjadi hal-hal yang semakin memilukan kita," terang politikus PKB ini.
Dia mengajak semua komponen bangsa memikirkan perjuangan para guru honorer, terutama yang berkaitan dalam beberapa persoalan krusial.
“Pertama walaupun dalam kondisi pandemi para guru tetap berjuang tepat mengajar agar tak terjadi learning lost di Indonesia, kedua mereka juga mengalah dan menggantung harapannya untuk diangkat sebagai pegawai negeri, banyaknya guru pegawai negeri yang pensiun tahun depan,” ungkapnya.
Kadafi menambahkan perhatian khusus juga perlu diberikan kepada para guru yang mengabdi di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal). “Tidak boleh diabaikan, sangat besar jasa mereka. Para guru tersebut harus diberikan apresiasi yang baik dari negara,” tutupnya.
Baca juga:
Hasil Seleksi Kompetensi I Guru ASN PPPK Diumumkan Jumat 8 Oktober 2021
Siap-Siap, Insentif Guru Madrasah Non-PNS Cair Awal Oktober
Menag: Insentif Guru Madrasah Non PNS Segera Cair
Guru Tidak Tetap di Bojonegoro Dapat Kenaikan Insentif, Ini Fakta di Baliknya
100 Ribu Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK
DPR Minta Pengumuman Seleksi Guru Honorer Ditunda Karena Bermasalah