LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jubir JK: Sumber kegaduhan adalah Rizal Ramli!

"Pak Rizal makin jadi meski sudah ditegur Presiden. Malah mau memanggil Pak JK dan menantangnya debat," kata Hussain.

2015-08-19 16:39:46
Rizal Ramli Tantang JK
Advertisement

Ketegangan di internal Kabinet Kerja semakin menjadi-jadi. Diawali oleh komentar-komentar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli yang baru diangkat Presiden Joko Widodo sekitar satu pekan.

Tidak hanya mengkritisi kinerja menteri di luar kapasitasnya, Rizal Ramli juga mengkritisi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal proyek listrik 35.000 megawatt.

Belum usai kisruh yang dibuat Rizal Ramli, Juru Bicara mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi ikut berkomentar membela Rizal Ramli. Atas komentar Adhie Massardi, Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah mengatakan, sumber kegaduhan adalah Rizal Ramli.

"Sumber kegaduhan adalah Pak Rizal. Sejak selesai dilantik, RR sudah ribut soal Garuda, juga dengan program listrik. Tapi Pak JK sama sekali tidak mengomentari karena bukan tempatnya. Tetapi Pak Rizal makin jadi-jadi meski sudah ditegur Presiden. Malah mau memanggil Pak JK dan menantangnya debat. Pak JK pun masih tenang-tenang saja," papar Hussain kepada wartawan, Rabu (19/8).

Hussain mengatakan, sebagai menteri, seharusnya Rizal Ramli memanfaatkan sidang kabinet dan rapat terbatas untuk mengungkapkan kritikannya, alih-alih membuat kegaduhan.

"Enak saja Pak Rizal, habis bikin gaduh kiri kanan, lalu lewat Adhie Massardi, minta Pak JK bersikap negarawan. Ini lucu. Habis nantang lalu setelah diingatkan dia minta kita jadi negarawan. Pak JK negarawan, kalau saya bukan negarawan," kata Hussain.

Lebih lanjut, Hussain mengkritisi analogi yang digunakan Adhi Massardi, saat Albert Enstein mengkritisi Presideb FD Rosevelt.

"Adhie Massardi apakah sudah tahu cara dan etika Albert Enstein menyampaikan sarannya kepada seorang Presiden FD Rosevelt? Apakah Einstein memanggil Presiden dan menantangnya berdebat? Pasti tidak. Einstein menyampaikan dengan amat santun lewat surat. Tidak seperti Rizal Ramli seorang Menko memanggil mangil Wapres," papar Hussain.

Jadi, lanjut Hussain, cara gagasan tersebut disampaikan, apalagi sudah di dalam satu pemerintahan, tetap perlu mengedepankan tata krama.

"Sakachi Toyoda dan Thomas Alva Edison. Keduanya menyampaikan ide dan gagasan secara santun. Tidak sok pintar apa lagi sok jagoan. Semoga Pak Rizal belajar dari sopan santun tokoh tokoh dunia tersebut. Belajar tentang akhlak yang baik agar bangsa kita maju seperti Jepang," tutup Hussain.

Baca juga:
Politisi PDIP: Sebagai seorang menteri, Rizal berhak berpendapat
Politisi Gerindra dukung debat publik Rizal dan JK soal listrik
Mendagri Tjahjo ingatkan Rizal Ramli jaga etika dalam mengkritik
Mendagri ingatkan Rizal Ramli saat ini pembantu presiden, bukan LSM
Rizal Ramli minta JK baca kisah Presiden AS dan Einstein
Fadli sarankan Jokowi ajak Rizal Ramli ngobrol sambil ngopi
Politikus Golkar minta JK dan Rizal Ramli debat di dalam kamar

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.