Jokowi terganggu perseteruan Rizal Ramli dan Sudirman Said
Presiden juga akan mengevaluasi kinerja menterinya selama ini.
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli berseteru dengan Menteri ESDM Sudirman Said terkait rencana pembangunan kilang gas abadi di Lapangan Gas Abadi Blok Masela.
Sudirman Said mendukung pembangunan kilang lepas pantai atau offshore, sementara Rizal Ramli mendukung pembangunan di darat atau onshore. Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi terganggu dengan perseteruan antar menteri yang tak ada habisnya.
"Saya kira dalam kacamata presiden tentu ini bisa mengganggu apa yang selama ini selalu ditekankan bahwa kerja, kerja, kerja. Jangan malah silang pendapat di ranah publik dan akhirnya tidak punya dampak yang baik dalam kaitan dengan kinerja kabinet secara keseluruhan," kata Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (2/3).
Dalam rapat kabinet nanti, Presiden Jokowi akan meminta penjelasan menteri terkait. Di samping itu, kata Johan, Presiden juga akan mengevaluasi kinerja menterinya selama ini.
"Evaluasi tentu dilakukan tidak pada satu titik dan waktu tertentu tapi itu kan sepanjang kegiatan atau kinerja menteri itu. Evaluasi dalam bentuk apa, saya kira presiden yang tahu," tambah dia.
Disinggung soal evaluasi kinerja menteri sebagai bagian dari rencana perombakan atau reshuffle kabinet, Johan enggan berspekulasi. Menurutnya persoalan itu akan disampaikan setelah mendapat pemberitahuan dari presiden.
"Ini pertanyaan yang bagus, tapi saya tidak punya kemampuan atau tidak punya ilmu untuk menjawab. Tapi yang pasti akan ada evaluasi karena itu ditegaskan," tandasnya.
Baca juga:
Fadli Zon sindir Jokowi diamkan seteru Rizal Ramli vs Sudirman Said
Hanura minta presiden segera selesaikan Sudirman Said vs Rizal Ramli
Jokowi marah adanya perseteruan Sudirman Said dengan Rizal Ramli
Ini tanggapan Menko Luhut soal perseteruan Sudirman dan Rizal Ramli