LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi Singgung 'Kompor', Sekjen PDIP Ungkit Kasus Ratna Sarumpaet

Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat untuk untuk menjaga kerukunan dan persatuan. Terutama menjelang Pemilu serentak 2019. Jokowi menyebut saat ini panas karena ada yang 'mengompori'.

2018-11-26 18:58:59
Jokowi
Advertisement

Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat untuk untuk menjaga kerukunan dan persatuan. Terutama menjelang Pemilu serentak 2019. Jokowi menyebut saat ini panas karena ada yang 'mengompori'.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, pernyataan itu sebagai bentuk peringatan kepada kubu Prabowo. Menurutnya, sebagai pemimpin harus hati-hati bicara.

"Kampanyenya belum lama baru 2 bulan, tapi yang di sana sudah minta maaf tiga kali," kata Hasto di sela safari kebangsaan di Kota Sleman, Yogyakarta, Senin (26/11).

Advertisement

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu menyinggung peristiwa tersebarnya hoaks pengeroyokan Ratna Sarumpaet. Hasto mengungkit kembali pernyataan Hanum Rais soal wajah lebam Ratna yang dianggap sebagai bekas penganiayaan.

"Itu juga kasus Ratna Sarumpaet itu kan kompor pakai mengatakan 'saya sebagai dokter saya bisa membedakan mana operasi plastik, mana itu yang namanya dianiaya' itu kan kompor," kata Hasto.

Menurutnya, Jokowi sengaja mengeluarkan pernyataan demikian di daerah untuk meredakan tensi. Terlebih masih ada waktu panjang sampai hari pemilihan pada bulan April.

Advertisement

"Sehingga dibuat moral agar kompor itu dipakai untuk membuat kopi, untuk menciptakan masakan," ucapnya.

Pernyataan itu, kata Hasto, tak perlu diperlebar. Terlebih lagi menanggapi sindiran-sindiran lawan politik Jokowi yang menyebut mantan gubernur DKI Jakarta itu sebagai kompor.

"Ya kalau kita tanggapi nanti. Kalau tidak kompor banget ya kita nggak usah tanggapi lah," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada semua masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan persatuan. Apalagi menjelang pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

"Kita ini saudara sebangsa dan setanah air. Jangan lupakan itu. Ini karena banyak kompor, karena dipanas-panasi, dikompor-kompori jadi panas semuanya," kata Jokowi dalam sambutannya di acara pemberian gelar adat di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (25/11).

Baca juga:
Mau Dijewer Amien Rais, Haedar Tegaskan Muhammadiyah Netral di 2019
Sandiaga Kagum Pesantren di Puger Bisa Swasembada Pangan
Konsolidasi di Yogyakarta, PDIP Instruksikan Kader Dekati Kaum Milenial
PDIP Yakin Jokowi-Ma'ruf Menang 70 Persen di Sleman
Presiden Jokowi Minta TNI Jaga Netralitas di Tahun Politik
Bawa Sayur Mayur, Sekelompok Emak-Emak Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Izin Sebelum Kampanye

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.