Jokowi-JK deklarasi kemenangan, timses Prabowo sebut PDIP 'PKI'
Deklarasi kemenangan Jokowi-JK itu dituding meniru gaya partai-partai yang ada di Amerika Serikat.
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN ), Tjatur Sapto Edy menilai kubu Jokowi - JK terlalu dini untuk melakukan deklarasi kemenangan pilpres. Dia meledek bahwa PDIP sebagai Partai Klaim Indonesia (PKI).
"Partai yang mengklaim kemenangan sebelum hasil resmi Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) adalah Partai Klaim Indonesia (PKI)," kata Tjatur di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/7).
Ketua DPP PAN itu menambahkan, klaim yang dilakukan PDIP meniru gaya partai-partai yang ada di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Sebab jika hasil real count KPU ternyata memenangkan Prabowo - Hatta , maka kubu Jokowi - JK bakal menuduh adanya kecurangan.
"Bila ternyata mereka salah dan hasil real count adalah memenangkan pasangan Prabowo - Hatta , mereka akan mencari alasan bahwa mereka dicurangi," tutur dia.
Apalagi sejauh ini, lanjut dia, elitenya selalu berkata bahwa jika Jokowi - JK kalah pasti dicurangi. "Mereka selama ini selalu menyatakan bahwa hanya kecurangan yang bisa mengalahkan Jokowi - JK ," kata Timses Prabowo - Hatta ini.
Diketahui, sejumlah lembaga survei menyatakan pasangan Jokowi - JK menang dalam hasil hitung cepat. Namun tidak semua lembaga survei, ada pula yang menyatakan pasangan Prabowo - Hatta yang menang.
Baca juga:
Klaim menang lewat quick count, Jokowi disebut pakai jurus Foke
Jokowi akan bicara soal Palestina di Media Center Jokowi-JK
2004 salah prediksi, PDIP yakin kali ini benar-benar menang
Dukung Jokowi, Dahlan tak berharap jadi menteri lagi
'Ada RRI, bagaimana mungkin 8 lembaga survei memanipulasi'