LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi dan Prabowo bisa saja berpasangan di Pilpres 2019

Jokowi dan Prabowo bisa saja berpasangan di Pilpres 2019. Maruarar Sirait mengatakan, dalam dunia politik yang dinamis tidak menutup kemungkinan semua skenario terjadi. Bahkan, dia menilai, Jokowi dan Prabowo bisa saja menjadi satu pasangan calon pada pesta demokrasi ke depannya.

2017-03-22 17:27:55
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa kali melakukan pertemuan dengan mantan pesaingnya di Pilpres 2014 Prabowo Subianto. Namun, tidak menutup kemungkinan keduanya akan menjadi satu pasangan calon saat Pilpres 2019 mendatang.

Anggota DPR RI Maruarar Sirait mengatakan, dalam dunia politik yang dinamis tidak menutup kemungkinan semua skenario terjadi. Bahkan, dia menilai, Jokowi dan Prabowo bisa saja menjadi satu pasangan calon pada pesta demokrasi ke depannya.

"Dalam politik itu dinamis, kalau mereka (Jokowi-Prabowo) bergabung berdua bisa saja itu terjadi dalam politik," katanya di Hotel Grand Sahid Jaya, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/3).

Hal tersebut semakin diperkuat setelah politisi PDI Perjuangan ini melihat hasil survei yang dilakukan oleh Indo Barometer terkait nama-nama kandidat calon Presiden untuk Pilpres mendatang. Karena urutan pertama dan kedua diduduki oleh Jokowi dan Prabowo.

Sedangkan dari simulasi 18 nama, dukung publik terhadap calon presiden 2019 yakni Jokowi (45,6 persen), Prabowo (9,8 persen), Basuki Tjahaja Purnama (8,7 persen‎), Ridwan Kamil (3,5 persen) dan Agus Harimurti Yudhoyono (2,5 persen).

‎Maruarar menambahkan, kedua tokoh ini memiliki sikap negarawan yang tinggi. Sebab keduanya dapat memahami kapan waktunya harus bertarung dan bersatu demi kepentingan NKRI.

"Hubungan Jokowi dan Prabowo sangat sportif, tahu kapan bertarung dan bersatu. ‎Dua figur ini punya karakter," tutupnya.

Baca juga:
Ahok, Agus Yudhoyono dan Ridwan Kamil masuk bursa Pilpres 2019
NasDem dukung Jokowi di 2019, PDIP sebut politik persaudaraan
Survei: Rakyat ingin pilih kandidat dalam pemilu, bukan partai
PDIP belum berpikir duetkan Jokowi-Ahok di Pilpres 2019
Perubahan sistem Pemilu hanya dianggap 'gali lubang tutup lubang'
Meski dikritik, Pansus RUU Pemilu ngotot ke Jerman dan Meksiko
Idrus Marham akui kasus e-KTP ganggu Golkar hadapi Pemilu 2019

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.