LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Jokowi Bantah Bertemu Agus Rahardjo Minta Kasus Setnov Disetop: Saya Cek ke Setneg, Enggak Ada

Jokowi membantah pernah bertemu mantan Ketua KPK Agus Rahardjo untuk memintanya menyetop kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Senin, 04 Des 2023 12:36:00
presiden jokowi
Jokowi Bantah Bertemu Agus Rahardjo Minta Kasus Setnov Disetop: Saya Cek ke Setneg, Enggak Ada (merdeka.com)
Advertisement

Jokowi juga menepis pengakuan Agus soal permintaan memberhentikan kasus Setnov.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) © 2023 maverick

Jokowi Bantah Bertemu Agus Rahardjo Minta Kasus Setnov Disetop: Saya Cek ke Setneg, Enggak Ada

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah pernah bertemu mantan Ketua KPK Agus Rahardjo untuk memintanya menyetop kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Dia mengaku sudah mengecek agenda pertemuan dengan Agus ke Setneg. 

Presiden Jokowi jadi tokoh muslim berpengaruh di dunia ke-13 versi the muslim 500 © 2023 maverick

"Saya suruh cek saya sehari kan berapa puluh pertemuan, saya suruh cek di Setneg, enggak ada agenda yang di Setneg, enggak ada. Tolong di cek lagi saja," 

kata Jokowi di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (4/12).

merdeka.com

Advertisement

Jokowi juga menepis pengakuan Agus soal permintaan memberhentikan kasus Setnov. Dia menegaskan, bahwa dirinya justru meminta Setnov mengikuti proses hukum yang ada.

Bandara Siboru Fakfak mempunyai luas area 5.000 M2 yang dapat menampung hingga 153.945 penumpang per tahun. © 2023 maverick

"Ini yang pertama coba dilihat, dilihat di berita tahun 2017 di bulan November saya sampaikan saat itu Pak Novanto Pak Setya Novanto ikuti proses hukum yang ada, jelas berita itu ada semuanya," 

klaim Jokowi. 

Advertisement
Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan Setnov sudah divonis dengan hukuman 15 tahun penjara. Dia heran mengapa kasus ini kembali diramaikan.

"Yang kedua buktinya proses hukum berjalan, yang ketiga pak Setya Novanto sudah dihukum divonis dihukum berat 15 tahun," ucapnya.

"Terus untuk apa diramaikan itu, kepentingan apa diramaikan itu, untuk kepentingan apa," ujar Jokowi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2015-2019 Agus Rahardjo sebelumnya mengungkapkan bahwa pernah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pengusutan kasus korupsi e-KTP yang menjerat mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Advertisement
Eks Ketua KPK Agus Rahardjo Cerita Amarah Jokowi saat Teriak 'Hentikan' Kasus e-KTP © 2023 maverick

Agus mengatakan, Presiden saat itu menginginkan penyidikan kasus yang menjerat Setya Novanto dihentikan. Menurut Agus, presiden pada waktu itu ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Hal itu dikatakan Agus saat menjadi tamu program Rosi yang ditayangkan Kompas TV pada Kamis (30/11) malam. Agus mengaku sudah menceritakan hal itu kepada sejumlah teman dekatnya. Namun, baru kali ini Agus membeberkannya kepada media.

Berita Terbaru
  • Fakta Baru Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Polisi Bidik Para Influencer
  • Ketahui Gejala Pekerja Mulai Alami Burnout, Ini Tips Cara Mengatasinya
  • Mendiktisaintek Buka Suara Terkait Skandal Dugaan Riset Palsu Libatkan WNI Demi Travel Grant, Ungkap Fakta Mengejutkan
  • Momen Prabowo Beri Pesan ke Siswa SMPN 111 yang Punya Cita-Cita Jadi Presiden
  • Terungkap Pembunuh Wanita di Hotel Kebayoran Baru, Ternyata Pelaku Masih di Bawah Umur
  • agus rahardjo
  • jokowi
  • kasus e-ktp
  • kasus korupsi e-ktp
  • ketua kpk agus rahardjo
  • presiden jokowi
  • setya novanto
Artikel ini ditulis oleh
Editor Raynaldo Ghiffari Lubabah
M
Reporter Muhammad Genantan Saputra
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.