Jokowi akan hadiri Rakernas PDIP di Kemayoran 10 Januari
"Beliau (Presiden Jokowi) sudah confirmed," kata Ketua DPP PDIP, Andreas Pareira.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, pada Minggu 10 Januari mendatang.
Jokowi yang merupakan kader partai juga diberi kesempatan untuk menyampaikan kata sambutan dalam acara yang bertepatan dengan HUT ke-43 PDIP.
"Beliau (Presiden Jokowi) sudah confirmed," kata Ketua DPP PDIP, Andreas Pareira, dalam bincang-bincang dengan sejumlah wartawan di Jakarta, semalam.
Tidak hanya memberi kata sambutan, kata Andreas, Jokowi juga akan menyampaikan pengarahan kepada 2.000 lebih kader partai yang sedang berkuasa ini. "Tapi pengarahan ini bersifat tertutup," kata Andreas.
Andreas menambahkan, kader partai yang hadir dalam Rakernas terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara DPD dan DPC PDIP, kepala daerah dan pimpinan DPRD seluruh Indonesia.
Diawali oleh pidato politik Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, rakernas akan ditutup dua hari berikutnya atau 12 Januari.
PNSB
Sementara itu, Wasekjen DPP PDIP, Ahmad Basarah menjelaskan, rakernas akan membahas konsep Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PNSB). Tema ini dinilai penting karena selama reformasi atau setelah tidak adanya Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN), bangsa Indonesia seakan kehilangan visi haluan negara.
"Pembangunan Nasional Semesta Berencana ini adalah istilah Presiden Soekarno," ujar Basarah.
Menurut Basarah, PNSB sebagai haluan negara penting agar terjadi kesinambungan pembangunan setiap terjadi pergantian kepemimpinan negeri.
"Agar ada roadmap pembangunan yang menyeluruh bagi bangsa Indonesia. Jangan setiap ganti presiden, mulai dari nol lagi pembangunannya," kata Basarah.
Baca juga:
Tanggungjawab PDIP organisir rakyat dan wujudkan Tri Sakti
Rakernas PDIP diharapkan momentum koreksi sistem ekonomi neokolonial
Ganjar: Mega jadi ketum PDIP bukan karena trah Soekarno
Dukung Mega jadi Ketum lagi, Jokowi bantah PDIP kekurangan kader
Ini alasan Jokowi ingin Megawati jadi ketua umum PDIP lagi