JK akan bertemu Ical bahas munas Golkar
JK meyakini mepetnya pelaksanaan Munas dengan tahapan Pilkada Serentak bukan persoalan yang mendesak.
Pelaksanaan Munas Partai Golkar diprediksi mundur dari rencana awal. Acara itu rencananya dijadwalkan pada bulan April menjadi bulan Mei. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang juga merupakan mantan ketum Partai Golkar memprediksi Munas islah tidak akan berlarut-larut dan segera terealisasi.
"Saya kira tidak lama," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).
Dia juga meyakini mepetnya pelaksanaan Munas dengan tahapan Pilkada Serentak bukan persoalan yang mendesak. Menurutnya, partai Golkar dapat mengatasi soal tahapan Pilkada Serentak dengan baik. Untuk memastikan hal itu, JK mengaku akan segera bertemu dengan Aburizal Bakrie alias Ical.
"Ya bisa terjadi, tapi saya kira ndaklah. Saya bicara dengan Ical dengan baik, segera," tandasnya.
Namun, JK enggan menyebut kapan pertemuan itu bakal digelar. Tapi dia memastikan pertemuan dengan Ical tak akan butuh waktu lama. "Nantilah, mau tau saja," pungkasnya.
Baca juga:
Golkar nilai langkah independen Ahok bikin para parpol tertantang
Ade Komarudin minta Golkar tak lawan pemerintahan Jokowi
Nyalon ketua umum, Mahyudin jual idealisme tak ingin Golkar digadai
Akbar Tandjung minta munas digelar Mei, agar tak ganggu Pilkada
Caketum Golkar Airlangga janjikan Soeharto jadi pahlawan nasional
Ngotot maju caketum Golkar, Mahyudin tak masalah Munas diundur