Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nyalon ketua umum, Mahyudin jual idealisme tak ingin Golkar digadai

Nyalon ketua umum, Mahyudin jual idealisme tak ingin Golkar digadai Mahyudin datangi pesantren di Kaltim. ©2015 Merdeka.com/M Agil Aliansyah

Merdeka.com - Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Mahyudin mengaku banyak investor yang telah menawarkan diri untuk menjadi penyumbang dana dalam pencalonannya menuju kursi Ketua Umum Partai Golkar. Namun, Mahyudin menyatakan menolak seluruh investor tersebut. Apa alasannya?

"Ajak main duit, saya bisa saja, banyak investor yang tawari saya, tapi nanti saya tergadai, Golkar diperdagangkan. Saya maju jadi Caketum Golkar jual idealisme," kata Mahyudin dalam diskusi dengan Poros Muda Golkar di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/3).

Mahyudin menyatakan menolak tawaran tersebut dikarenakan ia tak ingin disetir oleh para investor apabila nantinya terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

"Saya tak ingin Golkar diperdagangkan," katanya.

Mahyudin menjelaskan, keinginan menjadi Ketua Umum Golkar bukan didasari untuk mencari keuntungan pribadi. Dia mencontohkan, pernah ditawarkan jabatan Ketua Fraksi DPR maupun Ketua Fraksi MPR oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, namun dia menolaknya dan lebih memilih menjadi Wakil Ketua MPR.

"Saya pilih jabatan Wakil Ketua Umum MPR karena tidak bersinggungan dengan masalah anggaran," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mahyudin menyampaikan apa saja langkah yang akan diambil apabila terpilih menjadi pemegang tongkat komando partai beringin. Pertama, dia ingin rekonsiliasi menyeluruh baik di daerah maupun pusat.

Kedua, Mahyudin akan mempersiapkan segala hal untuk pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, dimana nantinya dia akan membentuk Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) secara permanen untuk menggaet para Calon Kepala Daerah. Sehingga, penetapan Calon kepala daerah memprioritaskan kepentingan kader.

"Jadi nanti tidak didagang-dagangkan, saya tidak mau partai didagang-dagangkan. Saya dengar kalo orang lain, calon, duit sekian-sekian, ini partai semakin hari semakin rusak. Masyarakat melihat, itu yang partai kita ini tidak pernah berubah, kelakuan begitu-begitu saja. Nah ini yang harus kita antisipasi," katanya.

Sebaliknya pula, apabila nantinya tak terpilih, dia berjanji akan mendukung calon yang terpilih menjadi Ketua Umum Golkar. Dia juga berjanji tak akan hengkang ke partai lain ataupun malah membentuk partai baru.

"Tapi kalau kalah saya siap dukung Ketua Umum yang terpilih. Kita harus fair," ujarnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP