Jika diminta Jokowi, Setnov akan persiapan kader buat jadi menteri
Kader Golkar, Satya Yudha sarter disebut-sebut akan menjadi pengganti Arcandra.
Setelah mencopot Arcandra Tahar, Presiden Joko Widodo belum menentukan sosok yang tepat untuk mengisi posisi Menteri ESDM. Namun, muncul sejumlah nama yang digadang-gadang akan ditunjuk sebagai penggantinya, salah satunya kader Partai Golkar, Satya Yudha.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Golkar Setya Novanto menuturkan siap menyediakan siapapun anggotanya jika memang diutus presiden menggantikan Arcandra.
"Kalau diminta ya tergantung presiden, yang terbaik. Kita serahkan," kata Setnov di Gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Selasa (16/8).
Setnov mengungkapkan, sebelumnya ia sudah bertemu dengan presiden, namun pembicaraan terkait hal-hal tentang sinkronisasi undang-undang, masalah yang berkaitan dengan keparlementeran, berkaitan dengan bagaimana program-program pemerintah ke depan.
"Hal itu untuk sama-sama mewujudkan kepentingan bangsa dan kesejahteraan negara, serta politik luar negeri yang sedang berjalan secara baik," jelasnya.
"Tapi intinya semuanya baik (calon pengganti Arcandra). Tapi kita tidak bicarakan itu. Itu hak prerogatif presiden. Kita percayakan presiden memberikan yang terbaik," tutupnya.
Baca juga:
Bos BKPM: Pencopotan Arcandra tak ganggu investasi sektor energi
Setnov mengaku bersyukur jika PDIP pasangkan lagi Ahok & Djarot
Rapat di ESDM, Menko Luhut bahas soal kontrak Freeport dan Masela
Jokowi harus cermat pilih menteri yang memenuhi syarat secara UU
Politikus Golkar: Sebelum reshuffle Satya calon kuat menteri ESDM