Jika Ahok pilih parpol, Heru bilang 'Saya enggak merasa di-PHP-in'
Heru menyebut dirinya prajurit, akan mengikuti semua keputusan Gubernur Ahok.
Relawan Teman Ahok mengumumkan keberhasilan mereka menjaring 1 juta KTP dukungan untuk pasangan independen Basuki Tjahaja Purnama dan Heru Budi Hartono. Pengumuman itu dilakukan di markas mereka di Graha Pejaten pada Minggu sore kemarin.
Ahok, sapaan Basuki, hadir langsung di acara tersebut. Tak cuma Ahok, Heru sebagai cawagub juga sempat hadir. Meski dukungan untuk maju independen sudah mencukupi, secara jujur Ahok mengakui masih memungkinkan maju melalui partai politik.
Heru calon wakil gubernur yang dipilih Ahok untuk mendampinginya hanya bisa pasrah jika Ahok memilih kembali menggunakan kendaraan parpol untuk bertarung di Pilgub DKI 2017.
"Ya tergantung Pak Gubernur. Ya ikut saja prajurit. Ya pokoknya beri yang terbaik untuk Pak Gubernur," ujar Heru saat ditemui di Balaikota, Senin (20/6).
Jika akhirnya Ahok kembali ke parpol, Heru siap menerima dengan lapang dada. Dia tidak merasa diberi harapan palsu. "Engga (kecewa) lah. Kan saya juga enggak merasa di-PHP-in dan masih ada gaji PNS jadi enggak masalah buat saya, santai saja," ucapnya.
Bila dia tidak terpilih sebagai wakil gubernur, Heru memilih pensiun dini dari PNS dan mengisi waktu luang dengan mencoba berbisnis kecil-kecilan.
"Ya mungkin pensiun dipercepat, kan udah usia 50 tahun saya. Ya dagang saja," imbuhnya.
Reporter magang: Galih Nugroho
Baca juga:
1 Juta KTP terkumpul, Heru bakal bicara empat mata dengan Ahok besok
1 Juta KTP terkumpul, Ahok bilang Heru senang, siap jadi cawagub
Didukung Golkar, suara Ahok-Heru lampaui kemenangan Jokowi di DKI
Ahok andalkan dana sumbangan pendukungnya buat kampanye
Ahok terang-terangan buka peluang maju Pilgub DKI lewat parpol
Teman Ahok tak persoalkan Basuki maju lewat parpol di Pilgub DKI