Jelang putusan, Haji Lulung & kubu PPP Djan Faridz istigasah di PTUN
PTUN Jakarta hari ini akan membacakan putusan sengketa kepengurusan dua kubu di PPP.
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta hari ini akan membacakan putusan mengenai gugatan kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan kubu Djan Faridz atas Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) terkait penetapan kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy (Romi). Para kader PPP dari kubu Djan Faridz menggelar doa bersama di halaman PTUN.
Para kader PPP dari kubu Djan Faridz hadir dengan menggunakan pita hijau di lengan kanan. Dalam istigasah itu mereka berdoa bersama agar hakim memenangkan kubu mereka. Tampak wakil ketua DPRD Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung dan sejumlah pengurus DPD PPP Jakarta yang dipimpinnya hadir.
"Saya minta tertib tidak ada yang terprovokasi, karena di sini ada dua kelompok. Apapun yang jadi keputusan, keputusan terbaik. Kekuasan itu adalah kekuasaan Allah diberikan keadilan oleh Allah, yang benar itu benar yang salah itu salah," kata Lulung.
Sementara pantauan di lokasi, sejak pukul 10.00 WIB, Rabu (25/2) seratusan polisi tampak disiagakan untuk mencegah bentrok antara dua kubu.
"Kita turunkan sekitar 150 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, dan Polsek Cakung. Saya kira sudah cukup personel yang diturunkan. Nanti jika kondisi memanas akan dipanggil bantuan," kata Kapolsek Cakung Kompol Lili Iryanto.
Baca juga:
PPP kubu Djan Faridz yakin menang di PTUN
Romi sindir Lulung dan minta tentukan sikap
Djan Faridz optimis menang gugatan sengketa PPP di PTUN
Anggap kubunya yang sah, Romi targetkan PPP 4 besar di Pemilu 2019
Romi pede kepengurusannya yang legal di PPP, bukan Djan Faridz