Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Romi pede kepengurusannya yang legal di PPP, bukan Djan Faridz

Romi pede kepengurusannya yang legal di PPP, bukan Djan Faridz Romi datang ke Polda Metro Jaya. ©2014 Merdeka.com/Efendi

Merdeka.com - Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy tak mau menanggapi serius tudingan kubu Djan Faridz yang menyatakan Mukernasnya ilegal. Menurut dia, sah saja saling klaim di negara demokrasi.

"Namanya politik adalah soal klaim. Soal klaim mah bebas, karena negara kita negara demokrasi," kata pria yang akrab disapa Romi ini disela-sela Mukernas PPP di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (17/2).

Romi merasa yakin jika kubunya yang legal. Terlebih dalam kesempatan ini seluruh pengurus PPP hadir.

"Seluruh wilayah hadir di sini, dan pihak pihak yang berwenang juga hadir," imbuhnya.

Tidak hanya itu, Romi semakin yang kubunya legal karena gugatan terhadap Muktamar Surabaya ternyata ditolak PN Jakpus. "PN Jakpus juga telah melakukan penolakan gugatan ke tidak absahan muktamar kami siang tadi. Itu tandanya PN Jakpus telah menerima eksepsi kami," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP