Jelang Pilgub DKI Jakarta 2017, selengkapnya ada di sini!
Simak update terbaru perkembangan Pilgub DKI Jakarta 2017 dari calon gubernur hingga hal lainnya di sini!
27 Juli 2016: Ahok resmi nyatakan maju lewat jalur Parpol!
Ahok mengaku malam ini sudah bicara dengan Teman Ahok. Keputusannya, Ahok memilih maju lewat partai di Pilgub DKI 2017 mendatang.
"Malam ini kita harus menghargai parpol. Makanya tadi ngomong sama Teman Ahok, sudahlah kita pakai parpol saja lah," ujar Ahok di markas Teman Ahok, kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (27/5).
Keputusan Ahok ini menuai banyak kontroversi. Banyak yang mempertanyakan untuk apa pengumpulan KTP jika Ahok akhirnya maju lewat jalur Parpol.
Sejumlah politikus mencibir KawanAhok. Namun KawanAhok mengaku menerima hal itu dan terus akan mendukung pencalonan Ahok sebagai gubernur DKI.
26 Maret 2016: Hanura resmi dukung Ahok
Partai Hanura secara resmi memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju di Pilgub DKI 2017. Dukungan tersebut langsung diungkapkan Ketua Umum Hanura Wiranto dalam deklarasi dukungan kepada Ahok di DPP Partai Hanura.
Meski Wiranto menyatakan dukungan tersebut merupakan keinginan kader partai dari tingkat terendah, nyatanya muncul 'pemberontakan' dari kader Hanura di DKI. Tak semua mendukung pencalonan Ahok.
13 Maret 2016: Wanita Emas tantang Ahok
Mischa Hasnaeni Moein alias 'Wanita Emas' sesumbar bahwa dirinya mampu mengalahkan gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI 2017 nanti. Bahkan tak segan dirinya meremehkan kekuatan Ahok sebagai calon petahana. Politikus Partai Demokrat ini yakin bakal mendulang sukses dalam perhelatan nanti.
13 Maret 2016: Duet Ahmad Taufik & Mujtahid Hasyem
Duet Ahmad Taufik dan Mujtahid Hasyem memproklamirkan bakal maju melalui jalur mandiri (independen) dalam Pilgub DKI Jakarta.
Deklarasi keduanya digelar di Lapangan Bulutangkis, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ahmad Taufik dulu sempat ikut dalam seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
9 Maret 2016: Haji Lulung kumpulkan KTP buat lawan Ahok
Abraham Lunggana alias Haji Lulung, memastikan ikut dalam bursa pencalonan dalam Pilgub DKI 2017 nanti. Meski bernaung dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lulung juga siap nekat memakai langkah independen. Itu dilakukan untuk menjawab tantangan Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon petahana di Pilgub DKI Basuki T Purnama.
11 Maret 2016: Risma tolak maju di Pilgub DKI Jakarta
Salah satu kandidat calon kuat PDI Perjuangan untuk melawan Ahok di Jakarta adalah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani.
Namun belakangan, Risma menolak wacana itu. Bahkan, wali kota ketiga terbaik di dunia 2014 itu mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menyampaikan penolakannya.
9 Maret 2016: Ahmad Dhani belum pasti diusung PKB
Ahmad Dhani sudah tancap gas untuk maju dalam Pilgub DKI Jakarta. Namun rupanya Partai Kebangsaan Bangsa yang berniat mengusung Dhani menyatakan sikap masih pikir-pikir. Bisa saja PKB mencalonkan kandidat lain sebelum Juli 2016.
3 Maret 2016: Ahok tegaskan maju independen!
Calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama berencana mempercepat pengumuman dirinya maju melalui jalur independen di Pilgub 2017. Dia menggandeng Heru Budi Hartono sebagai wakilnya.
Heru adalah birokrat di DKI Jakarta. Dia menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD). Heru dikenal sosok yang jujur, dia juga orang kepercayaan Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.
29 Februari 2016: Ridwan Kamil tolak maju di Pilgub DKI Jakarta
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menolak maju di Pilgub DKI. Kang Emil mengaku masih akan fokus membenahi Kota Bandung.
4 Februari 2016: Yusril siap maju Pilgub DKI
Politikus dan praktisi hukum Yusril Ihza Mahendra siap menantang Ahok dalam Pilgub DKI Jakarta. Yusril saat ini masih mengumpulkan dukungan untuk bekal maju Pilgub. Dia optimistis bisa mengungguli Ahok.
Berikut sejumlah nama yang bakal meramaikan pemilihan kursi gubernur DKI Jakarta di 2017 mendatang.
1. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok dilantik menjadi Gubernur DKI setelah menggantikan posisi Joko Widodo pada November 2014.
Politikus asal Belitung ini sebelumnya menjabat sebagai PLT Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober setelah Jokowi mengajukan diri sebagai capres Republik Indonesia.
Ahok sendiri mengaku dirinya siap untuk maju lagi di Pilgub 2017 mendatang baik lewat jalur independen maupun jika ada partai yang bersedia meminangnya.
Untuk mengantisipasi majunya Ahok di Pilgub 2017 lewat jalur independen, kelompok relawan yang menamakan dirinya Teman Ahok, saat ini berupaya membuka 150 posko untuk mengumpulkan 1 juta KTP sebagai modal dukungan.
Ahok pun menyebutkan jika relawan yang mengusungnya kali ini merupakan tim yang sama, yang sebelumnya juga telah mengantarkan dirinya dan Jokowi ketika maju menjadi Gubernur dan Wagub DKI pada 2012 silam.
14 Oktober 2015
Dari nama yang sudah muncul, nampaknya calon petahana Basuki alias Ahok masih kuat dan tak mudah dikalahkan. Para calon harus lebih kerja keras untuk dapat mengalahkan mantan Bupati Belitung Timur itu, terutama dengan melihat elektabilitas Ahok yang jauh potensial untuk kembali menduduki kursi nomor satu di DKI ini.
Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan peluang Ahok untuk terpilih di 2017 lebih tinggi dibanding calon lawan-lawannya. Meski belum menentukan pilihan akhirnya, warga DKI rupanya masih menginginkan Ahok kembali memimpin. Terbukti, dengan jawaban spontan (top of mind), 23,5 persen mereka memilih Ahok.
"Mayoritas responden memang belum menentukan pilihan akhirnya. Namun dari jawaban spontan, dia mendapat dukungan sebanyak 23,5 persen, sedangkan saingan terdekatnya M Ridwan Kamil 3 persen, Fauzi Bowo 2,1 persen. Calon-calon lain termasuk Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno di bawah 2 persen," ujar Direktur SMRC, Djayadi Hanan, di Hotel Sari San Pasific, Sarinah, Jakpus, Rabu (14/10).
Menurut dia, faktor yang mengunggulkan Ahok adalah evaluasi positif dari warga Jakarta terhadap kinerjanya. Mayoritas 64 persen menyatakan puas terhadap kinerja Ahok. Masyarakat yang menilai baik atau sangat baik pelaksanaan pemerintah di bawah Ahok sebesar 46 persen dan yang menilai buruk 16 persen dan sisanya tak berkomentar. Selain itu 85 persen menyatakan selama dipimpin Ahok pelayanan di kelurahan dan kecamatan menjadi baik. Kemudian 72 persen juga mengaku kinerja Ahok soal keamanan baik dan sangat baik.
2. Sandiaga Uno
Selain Ahok, sosok lain yang kini santer disebut bakal maju dari cagub DKI Jakarta adalah Sandiaga Uno. Pengusaha sukses ini pernah menjabat sebagai wakil ketua umum bidang usaha mikro kecil menengah dan koperasi di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN). Sandiaga Uno kuat diprediksi bakal menjadi sosok yang diusung Partai Gerindra nantinya.
Sandiaga Uno sendiri mengaku jika sebagai tokoh muda, dirinya harus siap jika ditunjuk maju ke Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017 mendatang.
"Saya rasa sebagai tokoh muda yang ingin adanya perubahan jadi saya harus siap," ujarnya.
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini juga sudah menyiapkan beberapa program andalan terutama tata kelola dan infrastruktur Jakarta.
"Seharusnya DKI bisa lebih baik jika dikelola dengan baik, karena kita belum melihat DKI setara dengan kota-kota metropolis yang lain," ungkap Sandiaga.
"Masalah infrastruktur yang klasik, lalu dunia usaha di DKI kelas mikro menengah ikut tumbuh. Jadi selama ini bisa dikurangi dengan menumbuhkan usaha di akar rumput. Jadi PR buat kita semua," tukasnya.
Bakal majunya Sandiaga Uno sebagai cagub DKI Jakarta 2017 kini juga mulai mendapatkan dukungan dari masyarakat. Salah satu yang muncul ada relawan dengan sebutan Sahabat Sandiaga Uno yang mengklaim siap mendukung sosok pengusaha sukses ini jadi Gubernur DKI Jakarta di 2017 nanti. Bahkan Sahabat Sandiaga Uno ini pun kini mulai tak ragu-ragu untuk mengritik Ahok sebagai Gubernur Incumben.
Jika melihat kesiapan Sandiaga, kini tinggal menunggu keputusan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto apakah akan mencalonkannya di Pilgub 2017 nanti.
Baca juga:
Melihat kesiapan pengusaha Sandiaga Uno bikin keok Ahok di Pilgub
Ahok membara ditantang Sandiaga Uno!
Sandiaga Uno mengaku siap maju di Pilgub DKI
Ini sosok Sandiaga Uno, yang diperkirakan jadi rival berat Ahok
Sindir Ahok, pro Sandiaga Uno aksi 'Santun itu stop bicara kasar'
Berita terkait Sandiaga Uno
3. Adhyaksa Dault
Sosok ketiga yang sudah mendeklarasikan diri untuk menjadi calon gubernur di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta di 2017 adalah mantan Menpora, Adhyaksa Dault.
Adhyaksa Dault mantap maju sebagai cagub DKI Jakarta setelah didukung tokoh-tokoh nasional yang dikoordinir oleh Marwah Daud Ibrahim dan Kiai Wahfiuddin Salam. Selain itu, dukungan pada Adhyaksa Dault juga mengalir dari kalangan atlet nasional.
Adhyaksa mengaku dirinya sudah cukup menjadi pemimpin selama lima tahun saat menjadi menteri. Dia mengaku siap maju sebagai DKI satu karena permintaan ulama.
"Karena permintaan dari ulama, bismillah saya maju," ujarnya
Sama seperti Ahok, Adhyaksa siap maju di Pilgub 2017 nanti meski dirinya akan bertarung tanpa kendaraan politik. Dia mengklaim siap mengumpulkan ratusan ribu hingga jutaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta yang mendukungnya. Ini untuk memenuhi amanat UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.
"Independen saya sudah siap. 525.000 KTP kan? Saya siap. Jangankan 525.000, 1 juta saya juga siap" kata Adhyaksa dalam bertajuk 'Atlet Nasional Mendaulat Adhyaksa Dault Menuju DKI 1'.
Menanggapi majunya Adhyaksa Dault sebagai cagub DKI Jakarta untuk 2017, Ahok sendiri sudah menanggapi dengan menanyakan program Adhyaksa nantinya. Hal ini terungkap kala keduanya bertemu di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
"Dia kan calon gubernur, jadi ya mesti jelasin semua hal. Saya bilang kalau saya senang banyak yang ikut (maju Pilkada). Bahkan kalau tidak dapat amanah (terpilih lagi), saya kan berakhir Oktober, yang menang akan saya ajak rapim (rapat pimpinan)," ujar Ahok.
Baca juga:
Setelah Sandiaga, Adhyaksa tabuh genderang perang di Pilgub DKI
Adhyaksa siap bertarung lewat jalur independen di Pilgub DKI
Adhyaksa Dault: Permintaan dari ulama, bismillah saya maju
Kecewa, Adhyaksa makin mantap tantang Ahok di Pilgub DKI 2017
Tantang Ahok di Pilgub DKI, Adhyaksa sesumbar siap 1 juta KTP warga
Berita terkait Adhyaksa Dault
4. Ridwan Kamil
Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung ini juga ramai dibicarakan sebagai pesaing kuat Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017.
Bahkan hasil lembaga survei Cyrus Network menyebutkan bahwa Emil, sapaan akrabnya, pantas menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pilkada 2017.
Dalam survei yang dilakukan pada tanggal 23-27 April 2015 dengan media nama dan foto, dari sepuluh nama yang disodorkan kepada pemilih, Ahok memperoleh 35,5 persen, Ridwan 14,8 persen, dan Risma 13,8 persen.
Sedangkan dari empat nama yang disodorkan, Ahok memperoleh suara 37,3 persen, Ridwan 23,8 persen, Risma 18,3 persen dan Djarot Saiful Hidayat 6,3 persen. Sedangkan dari segi popularitas, Ahok memperoleh dukungan 96 persen, Risma 74 persen, dan Ridwan 73 persen.
Sayangnya, Ridwan Kamil merasa belum berminat memimpin DKI Jakarta meski di tengah banyak dukungan. "Kan itu ambisi orang lain, bukan ambisi saya. Saya masih betah di Bandung," kata Emil (2/10).
Baca juga:
Dijagokan di Pilkada DKI, Ridwan Kamil bilang masih betah di Bandung
Ahmad Dhani dinilai pas duet dengan Ridwan Kamil di Pilgub DKI
Survei SMRC, Ahok ungguli Sandiaga, Ridwan dan Tri Rismaharini
Ini jawaban warga DKI ditanya pilih Ahok, Sandiaga atau Ridwan Kamil
4 Nama ini sering disebut bakal lawan Ahok di DKI
Berita terkait Ridwan Kamil
5. Marco Kusumawijaya
Nama Marco Kusumawijaya masuk dalam bursa salah satu nama yang bakal melawan Gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Gubernur 2017 nanti.
Pengamat perkotaan sekaligus arsitek dari Universitas Parahyangan ini mengaku siap maju dalam Pilgub 2017 melalui akun Facebooknya.
Marco sendiri membawa beberapa program unggulan terutama di sektor tata kota DKI Jakarta dengan menekankan solusi perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakatnya. Dirinya yakin jika kota yang baik adalah kota yang memberikan perubahan kepada warganya.
Marco pun mengakui jika saat ini sudah mulai melakukan pendekatan kepada masyarakat dan juga komunitas untuk mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk sebagai salah satu syarat pencalonannya dari jalur independent.
"Strateginya kami siap sebagai calon independent, strategi tunggalnya harus mencari dukungan dan nyatanya dalam bentuk pengumpulan KTP," ujarnya.
Baca juga:
Tentunya berat melawan Ahok
Survei SMRC, Ahok ungguli Sandiaga, Ridwan dan Tri Rismaharini
Syarat calon independen dipermudah, Ahok mendadak ragu menang lagi
Ini jawaban warga DKI ditanya pilih Ahok, Sandiaga atau Ridwan Kamil
4 Nama ini sering disebut bakal lawan Ahok di DKI
Berita terkait Marco Kusumawijaya
6. Nachrowi Ramli
Tokoh selanjutnya yang menyatakan siap maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 adalah Nachrowi Ramli.
Nachrowi menegaskan jika dirinya akan maju kembali memperebutkan kursi DKI 1 2017 mendatang. "Saya akan calonkan diri (lagi) memimpin Jakarta," tegas Nachrowi yang juga mantan calon wagub DKI 2012.
Bakal maju sebagai sosok yang didukung Partai Demokrat di Pilkada DKI Jakarta 2017, Nachrowi mengaku siap melawan Ahok di Pilgub 2017 nanti.
Bak gayung bersambut, Partai Demokrat rupanya juga sepakat mendukung Nachrowi. Kekalahan di masa lalu tak membuat mereka takut mengalami hal yang sama saat mengusung Nachrowi.
"Demokrat berkeyakinan untuk menjadikan Pak Nachrowi Ramli sebagai gubernur DKI 2017-2022," kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta, Lucky Sastrawiria saat dihubungi, pada Selasa (6/10).
Namun bayang-bayang kegagalan dua kali Nachrowi dalam pencalonan di Pilgub DKI bakal jadi catatan tersendiri untuk memuluskan jalannya ke DKI 1. Untungnya, Partai Demokrat sebagai kendaraan politiknya tetap optimis dengan nama Nachrowi yang masih sering muncul di berbagai survei terkait kandidat potensial calon gubernur DKI Jakarta.
Baca juga:
Pernah keok lawan Ahok, tokoh Betawi ini tak kapok nyagub DKI lagi
Nachrowi Ramli: Saya akan calonkan diri lagi pimpin Jakarta
Demokrat 'pede' usung Nachrowi Ramli lawan Ahok di Pilgub DKI
Demokrat bakal habis-habisan dukung Nachrowi lawan Ahok di DKI
4 Nama ini sering disebut bakal lawan Ahok di DKI
Berita terkait Nachrowi Ramli
Nama lain yang muncul jadi kandidat cagub DKI Jakarta 2017
Selain nama-nama di atas, sebenarnya masih ada beberapa nama yang juga santer disebut bakal maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.
Terlebih beberapa parpol besar seperti Golkar, PDI-P, dan PAN masih belum menentukan bakal mengusung calon sendiri atau mendukung kandidat yang sudah mendeklarasikan diri.
Beberapa nama lain yang disebut juga bakal maju di Pilkada DKI Jakarta 2017 adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, politikus Gerindra M. Taufik, kader PKS Triwisaksana alias Sani, dan Politikus Golkar Tantowi Yahya.
(mdk/dzm)