Jadi Tersangka KPK, Romahurmuziy Kirim Surat Pengunduran Diri ke PPP
"Beliau (Rommy) juga telah mengirim surat kepada kami untuk menyatakan mengundurkan diri," kata Suharso.
Suharso Monoarfa ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggantikan Romarhurmuziy atau Rommy. Suharso mengaku, Rommy mengirim surat yang berisi pengunduran dirinya.
"Beliau (Rommy) juga telah mengirim surat kepada kami untuk menyatakan mengundurkan diri," kata Suharso saat jumpa pers di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3).
Dia mengatakan, Rommy mengirim surat pengunduran diri pukul 15.00 WIB kepada DPP. Pengunduran diri Rommy pun berbarengan dengan keputusan DPP PPP yang juga resmi memberhentikan anggota komisi XI DPR RI itu.
"Cuma tadi ada kesulitan teknis baru diterima sekarang, sementara rapat kami sudah lewat. Tetapi kami bisa terima itu," ucapnya.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut menghargai sikap Rommy. Menurutnya, Rommy menyadari kesalahan yang dilakukannya.
"Tapi esensinya adalah sebagai kader dia (Rommy) paham di mana salahnya," tandasnya.
Sebelumnya, Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka dugaan beli jabatan bersama dua orang lainnya, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin (HRS). Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Rommy.
Baca juga:
Kemenag Siap Kerja Sama dengan KPK Usut Tuntas Kasus Suap Romahurmuziy
DPP PPP Berhentikan Romahurmuziy, Suharso Monoarfa Diangkat jadi Plt Ketum
Romahurmuziy Tersangka KPK, Mbah Moen Tegaskan PPP Harus Diselamatkan
Jokowi Pede Kasus Suap Romahurmuziy Takkan Pengaruhi Elektabilitasnya
Mbah Moen Usul Suharso Monoarfa jadi Plt Ketum PPP Gantikan Romahurmuziy