LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ini Tahapan Pemilu Paling Rawan Serangan Siber Versi BSSN

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memetakan potensi kerawanan pada setiap tahapan Pemilu 2019. Tahapan yang paling rawan mendapat serangan Siber adalah saat pemungutan dan penghitungan suara serta penetapan hasil pemilu.

2019-03-27 16:42:01
cyber crime
Advertisement

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memetakan potensi kerawanan pada setiap tahapan Pemilu 2019. Tahapan yang paling rawan mendapat serangan Siber adalah saat pemungutan dan penghitungan suara serta penetapan hasil pemilu.

Hal itu disampaikan Kepala BSSN Djoko Setiadi saat memberikan sambutan di hadapan peserta 'Rakornas Bidang Kewaspadaan Nasional dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019' di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat, Rabu (27/3).

"Tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS mempunyai kerawanan berupa DDoS (Distributed Denial of Service) atau bottle neck atau tergantinya layanan yang diakibatkan banyaknya jumlah permintaan layanan," ujar Djoko.

Advertisement

Sementara potensi kerawanan pada tahapan penetapan hasil Pemilu, antara lain berupa bottle neck, DoS (Denial of Service) Attacks, defacement, Dan database hacking.

"Ancaman siber yang berpotensi menyerang KPU harus dicegah serta diminimalisasi karena serangan tersebut dapat berdampak pada timbulnya persepsi negatif pada tahap legitimasi hasil Pemilu," tuturnya.

BSSN pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menangkal serangan siber yang dapat mengganggu jalannya Pemilu 2019. Setidaknya terdapat tiga strategi yang harus dilakukan secara simultan, yakni penguatan keamanan aplikasi pemilu, penguatan infrastruktur TI KPU, serta edukasi dan literasi terhadap pihak yang terlibat langsung pada pemilu dan masyarakat.

Advertisement

Selain itu, dia juga meminta kolaborasi dan kerja sama dari semua pihak untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Dengan sinergi dan strategi pengamanan TI KPU ini maka diharapkan pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia dapat berjalan aman, kondusif, sesuai tujuan yang kita harapkan," tutur Djoko.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kepala BSSN Sebut Ancaman Siber Saat Pemilu Bisa Lumpuhkan Negara
Kampanye Akbar di Banjarmasin, Jokowi Langsung Ajak Massa Selfie
Fatwa Haram Golput dari MUI yang Membingungkan
Ma'ruf Amin Yakin Raih 80 Persen Suara di Wonosobo
Kampanye Akbar Jokowi di Banjarmasin Dibuka Goyang Ngebor Inul Daratista
KPU Nilai Amien Rais Bisa Gerus Kepercayaan Terhadap Penyelenggara Pemilu

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.