Ingin usung Capres, PKS tunggu keputusan Majelis Syuro
Mantan Wakil Ketua DPR itu pun juga akan menargetkan partainya berada di tingkat papan atas pada Pemilu 2019. Dari survei yang dibuat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), PKS pada bulan Agustus 2017 lalu meraih suara sebanyak 3,8 persen, Desember 2017 setinggi 4,0 persen, dan Januari 2018 berjumlah 3,8 persen.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyodorkan sembilan nama dari internal partainya untuk diusung pada Pilpres 2019 mendatang. Namun, Ketua Umum PKS Sohibul Iman masih menunggu Majelis Syuro baik pengusungan figur capres maupun berkoalisi dengan partai lain.
"Belum (dukung siapa siapa). Nanti, Majelis Syuro baru menyodorkan 9 nama tapi nanti koalisinya dengan siapa ya nanti akan ada keputusan majelis," kata Sohibul di DPP PKS, Jl Letjen Simatupang, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (29/1).
Mantan Wakil Ketua DPR itu pun juga akan menargetkan partainya berada di tingkat papan atas pada Pemilu 2019. Dari survei yang dibuat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), PKS pada bulan Agustus 2017 lalu meraih suara sebanyak 3,8 persen, Desember 2017 setinggi 4,0 persen, dan Januari 2018 berjumlah 3,8 persen.
"Ya target dari Munas kan kita ingin papan atas, artinya dua digit ya 10 persen ke atas lebih spesifik nya kita ingin 12 persen lah," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sembilan nama Bakal Calon Presiden dan atau Bakal Calon Wakil Presiden 2019 hasil penjaringan internal PKS adalah :
1. Ahmad Heryawan
2. M. Hidayat Nur Wahid
3. M. Anis Matta
4. Irwan Prayitno
5. M. Sohibul Iman PhD
6. Salim Segaf Al Jufri
7. Tifatul Sembiring
8. Al Muzammil Yusuf MS
9. Mardani Ali Sera
Baca juga:
Fahri Hamzah siap lengser dari pimpinan DPR, tapi ada syaratnya
Soal Pj Gubernur, PKS sebut 'Kenapa sih mesti polisi?'
PKS lolos verifikasi faktual KPU
Klaim Fahri Hamzah ditawari banyak parpol dan pilih setia dengan PKS
Status di PKS tak jelas, Fahri ngaku ditawari gabung PDIP hingga Gerindra