Hasto: Jokowi sendiri yang pilih ketua tim kampanye
Dia mengatakan, di luar pemilihan ketua tim kampanye, sembilan sekjen saat ini bertugas mempertajam agenda strategis saat berkampanye nanti 21 September.
Koalisi Indonesia Kerja tengah mempertimbangkan sosok dari unsur militer menjadi ketua tim kampanye nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ada nama Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purn Moeldoko masuk radar.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, memastikan pemilihan ketua tim kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin tanpa campur tangan partai pendukung.
"Soal nama ketua tim, kami serahkan ke Pak Jokowi," ujar Hasto di rumah pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (24/8). Hal itu dia sampaikan sebelum melakukan pertemuan dengan sembilan sekretaris jenderal partai pendukung.
Dia mengatakan, di luar pemilihan ketua tim kampanye, sembilan sekjen saat ini bertugas mempertajam agenda strategis saat berkampanye nanti 21 September.
"Fungsi kampanye secara organisasi sudah berjalan dengan baik dan pagi ini kami mempertajam agenda strategis sehingga seluruh kelengkapan organisasi sudah berjalan, deklarasi-deklarasi daerah sudah bisa dilakukan termasuk tim kampanye di daerah," katanya.
Disinggung nama Gatot Nurmantyo, Hasto justru berkelakar. "Pak Gatot masuk sebagai mantan panglima TNI," katanya.
Baca juga:
Berkumpul, sekjen koalisi Prabowo-Sandiaga belum bahas struktur tim kampanye
Sekjen kubu Prabowo kumpul bahas strategi hadapi media
Di perayaan HUT PAN, Anies Baswedan singgung Sandiaga berbaju biru
Wali Kota Bogor belum bisa pastikan jadi juru kampanye Prabowo-Sandi
Hasil mengejutkan survei terbaru head to head Jokowi vs Prabowo
Strategi-strategi mengejutkan Sandiaga Uno ingin menangkan Pilpres 2019
Djoko Santoso tak yakin Gatot masuk timses Prabowo-Sandiaga