Harus bayar Rp 5 juta, kader PKB mundur dari pendaftaran cagub PDIP
"Sama saja menyuruh kita korupsi baru lamaran kerja sama sudah disuruh bayar Rp 5 juta," kata Hasniati.
Kader PKB yang sempat menjadi calon legislatif dari Dapil Riau II Hasniati, mengundurkan diri dari pendaftaran bakal calon Pilgub DKI yang diusung PDIP. Hasniati mundur karena tidak mau membayar biaya registrasi sebesar Rp 5 juta.
"Saya mengundurkan diri bayar administrasi 5 juta. Sementara enggak ada konfirmasi awal. Sama saja menyuruh kita korupsi baru lamaran kerja sama sudah disuruh bayar Rp 5 juta," kata Hasniati di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/5).
Hasniati mengaku baru dihubungi melalui pegawainya semalam. Dari situ dia baru mengetahui bahwa hari ini diwajibkan membayar.
"Dikasih tahu tadi malam by phone, pas datang diminta langsung bayar di meja registrasi. Kalau tidak bayar, tidak boleh tanda tangan," tuturnya.
Hasniati mengakui bahwa dirinya sudah jauh-jauh hari sebagai kader PKB berkeinginan kuat untuk diusung PDIP. Berkas dan dokumen persyaratan panitia sudah dia lengkapi. Hari ini harusnya dia mengikuti test tahap akhir PDIP.
"Tidak terima partai cari keuntungan. Sangat tidak tanggung jawab sekali. Harusnya gratis karena PDIP partai besar dan tidak berkoalisi dengan partai lain," pungkasnya.
Baca juga:
Jika mau usung Risma, PDIP 'jemput bola' seperti Jokowi di 2012
Keseriusan Yusril di Pilgub DKI lawan Ahok diragukan, ini alasannya
Prabowo minta bacagub DKI Gerindra komunikasi dengan parpol & ormas
Anak Amien Rais datangi kantor DPP PDIP, bahas koalisi di pilkada
Daftar PDIP, bakal calon gubernur DKI bayar Rp 5 juta untuk psikotes