Hari 2 masa tenang, baru 70% atribut kampanye di Bandung dicopot
Panwaslu Bandung menargetkan pada hari pencoblosan tidak ada lagi atribut kampanye yang masih terpasang.
6 Hingga 8 April telah memasuki masa tenang, namun atribut kampanye di Kota Bandung belum sepenuhnya bersih. Hari ini menurut Panwaslu Kota Bandung baru 70 persen alat peraga kampanye yang sudah dibersihkan.
"Baru 70 persen saja yang sudah bersih, sisanya ini akan terus diupayakan agar bisa bersih hingga hari pencoblosan (9 April)," ujar Ketua Panwaslu Epih Ibkar di Bandung, Senin (7/4).
Dia mengakui, masih banyak parpol yang terkesan cuek dengan mejengnya alat peraga kampanye di sarana publik. Meski demikian Panwaslu tidak akan memberikan sanksi bagi pelanggar.
Topik pilihan: KPU | Bawaslu | Partai Politik
"Kami nantinya hanya akan mendata saja bagi caleg yang melanggar. Sanksinya moral saja, kita akan sampaikan ke media disampaikan," ungkapnya.
Dari situ dia yakin masyarakat akan menilai sendiri. "Jadi masyarakat bisa menilai, jangan pilih partai atau caleg yang melanggar," katanya.
Dia meminta kepada masyarakat untuk membantu bila mana melihat atribut di jalanan yang masih mejeng. "Jangan takut disebut sabotase karena ini sudah memasuki masa tenang," ujarnya. Kalau pun dirasa berat Panwaslu yang bekerja dengan Satpol PP dan Dinas Pertamanan Kota Bandung meminta informasi masyarakat.
Baca juga:
Lucunya caleg di Palembang salah sosialisasi hari pencoblosan
Bawaslu polisikan caleg Golkar dan DPD Riau
Masa tenang, pendukung Jokowi dan Prabowo 'perang' di Twitter
Caleg Golkar yang ngajak berantem ngaku cucu Sri Sultan HB IX
Ditegur pasang stiker di masa tenang, caleg ini ngajak berantem