Hadiri Munaslub, Luhut ngaku jadi peninjau tak punya hak suara
"Ya kan saya kader Golkar. Masak enggak boleh datang. Saya peninjau," kata Luhut.
Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi tempat Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali. Dia mengaku sebagai peserta peninjau yang tak memiliki hak suara akan tetapi mengantongi hak berbicara.
"Ya kan saya kader Golkar. Masak enggak boleh datang. Saya peninjau," kata Luhut di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Minggu (15/5).
Luhut juga sempat berkomentar bahwa polemik koalisi 7 bakal caketum Golkar yang melawan usulan tim Setya Novanto, soal pemilihan terbuka, telah berakhir. Hal tersebut lantaran sudah diputuskan pemilihan akan dilakukan secara tertutup dan rahasia.
"Enggak ada, sudah selesai. Kan masalahnya tadinya terbuka atau tertutup," tuturnya.
Luhut menilai keputusan untuk tertutup tersebut sudah baik. Sebab mewakili konsep demokrasi.
"Enggak, sudah bagus kan, pemilihan tertutup. Ya sudah. Dengan tertutup saya kira sudah demokratis, sesuai AD/ART yang ada. Ya kita tunggu saja besok pemilihannya," pungkasnya.
Baca juga:
Misbakhun minta Luhut jual namanya sendiri, jangan Jokowi
Priyo akui Luhut bilang Jokowi tak mau ketum Golkar rangkap jabatan
Luhut disebut tak etis lagi-lagi catut nama Jokowi soal ketum Golkar
Luhut catut nama Jokowi, Timses Akom berang
Kader yang bikin onar sempat baku pukul di arena Munaslub Golkar