Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan
Golkar peringatkan Yorrys: Apabila masih melawan maka diberhentikan. Yorrys diberikan surat peringatan pertama oleh DPP Golkar. Yorrys dianggap tidak patuh keputusan partai karena menyebut Setya Novanto hampir pasti jadi tersangka korupsi e-KTP.
Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Daerah DPP Golkar, Freddy Latumahina mengatakan, bahwa peringatan yang diberikan kepada Yorrys Raweyai merupakan peringatan yang pertama. Yorrys diberikan surat peringatan (SP) karena pernyataannya yang menyebut Ketum Golkar Setya Novanto hampir pasti jadi tersangka di kasus e-KTP.
"Beliau baru diberikan peringatan pertama, maka peringatkan tertulis supaya taat pada keputusan organisasi," ungkapnya di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (2/5).
DPP Golkar kasih surat peringatan pertama ke Yorrys ©2017 Merdeka.com/wilfridus
Lebih jauh, Freddy menyampaikan, berdasarkan mekanisme partai Golkar, peringatan kepada pengurus yang melanggar kesepakatan, diberikan sebanyak tiga kali. Bila tidak diindahkan baru diberikan sanksi.
"Tiga kali peringatan. Setelah itu baru dijatuhi sanksi. Sebagai pengurus diberhentikan sebagai pengurus, apabila masih melawan maka diberhentikan dari keanggotaan," katanya.
Dia juga menyampaikan, berdasarkan aturan partai, Yorrys juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan baik secara lisan maupun tertulis soal pernyataan tersebut kepada DPP Golkar.
"Menurut peraturan organisasi setelah ini beliau dikasih hak untuk menjelaskan atau menyampaikan secara lisan atau menjawab secara tertulis," tutupnya.
Baca juga:
Bilang Setnov hampir pasti tersangka, Yorrys dapat SP dari Golkar
Yorrys: Mungkin Idrus dan Setnov merasa ucapan saya kurang beretika
Yorrys sebut usul pemecatan dari SOKSI dan Bapilu tak wakili Golkar
Diusulkan dipecat dari Golkar, Yorrys anggap hanya lucu-lucuan
Santainya Yorrys sebut Setnov hampir tersangka kasus e-KTP
Politisi Golkar harap Yorrys tak dipecat usai singgung status Setnov