LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Golkar ibaratkan pencalonan Gubernur DKI seperti azan Magrib

Golkar nilai Pilgub DKI masih jauh, karena KPU belum buka pendaftaran calon.

2016-03-16 15:17:46
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Tahapan Pilkada DKI Jakarta 2017 belum dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu. Namun, tak sedikit yang sudah menyatakan sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Tak terkecuali Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang berniat maju melalui jalur independen.

"Baru mau wacana pesta kawinan, belum ada prosesinya. Tendanya belum, panitia belum, pengantinnya juga belum ada. Ibarat pencalonan itu seperti azan Magrib, begitu sudah azan itu baru calon," kata Pengurus DPD Partai Golkar Jakarta, Ashraf Ali dalam sebuah diskusi bertajuk 'Merebut Kursi DKI 1, Partai vs Independen' di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/3).

Ashraf tak mempersoalkan bila ada yang mengklaim sudah menjadi calon gubernur walaupun tahapan Pilkada belum dibuka. Yang pasti, tegas dia, Pilkada DKI Jakarta 2017 diharapkan dapat berjalan aman dan damai.

"Saya berharap Partai Golkar punya calon sendiri, tapi belum azan Magrib nanti malah dikatain orang," ucap Politisi Golkar ini.

Menurut dia, tak ada perbedaan yang perlu diributkan soal bakal calon dari partai atau dari independen. Keduanya sama-sama dipilih oleh rakyat.

Yang harus diperhatikan, lanjut Ashraf, verifikasi partai politik dan bakal calon dari independen harus dilakukan secara terbuka. Jika parpol melalui regulasi dan memiliki landasan hukum, verifikasi KTP untuk bakal calon dari jalur independen tentunya juga harus betul-betul ketat dilakukan.

"Saya mengimbau, mari kita ciptakan Jakarta ini aman pada Pilkada 2017. Kita tak usah ribut-ribut, saling mencela, mendeskreditkan. Kalau seorang bakal calon jadi calon itu kehendak rakyat juga. Baik parpol atau independen," tandasnya.

Baca juga:
Jika jadi gubernur, Ahmad Dhani wajibkan kurikulum seni budaya
M Taufik: Media kegenitan, relawan kegenitan, Ahok kegenitan
Ini reaksi Ahok dituding banyak dapat sponsor untuk Pilgub DKI
Fadli Zon: Syarat calon independen dinaikkan untuk proporsionalitas
Ahok klaim Wiranto ingin pemimpin daerah yang curigaan ke parpol
DPR beri sinyal jegal calon independen, ini tanggapan Ahok
Berangnya Ahmad Dhani, foto Al diedit dukung Ahok

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.