GNPF temui Ketum Gerindra Prabowo
Gerakan Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (6/8) malam. Dalam pertemuan itu juga tampak beberapa petinggi Partai Gerindra.
Gerakan Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (6/8) malam. Dalam pertemuan itu juga tampak beberapa petinggi Partai Gerindra.
Pantau merdeka.com, sejumlah tokoh GNPF-U yang hadir diantaranya adalah Ketua Umum GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, Ketua SC ijtima ulama Abdul Rasyid Abdullah Syafii, Ketua Garda 212 Ansufi Idrus Sambo. Sedangkan elite Partai Gerindra yang hadir adalah Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Fuad Bawazir, dan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta M. Taufik.
Mereka masuk kediaman Prabowo sekitar pukul 19.35 WIB. Hingga saat ini belum diketahui tujuan kehadiran para tokoh ulama itu.
Diketahui, di pembukaan Ijima Ulama pekan lalu GNPF mengundang petinggi partai mulai dari Prabowo Subianto, Tommy Soeharto, Amien Rais, hingga Salim Segaf Al-Jufri. Diijtima yang berlangsung selama dua hari itu, menghasilkan rekomendasi capres pilihan Ulama adalah Prabowo Subianto dengan cawapres Salim Segaf Al-Jufri dan Ustadz Abdul Somad.
Saat ini, nama cawapres untuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga sudah mulai mengerucut. Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani nama cawapres Prabowo kini sudah mengerucut pada dua nama.
"Pembicaraan sampai dengan tadi malam wakil presiden yang akan mendampingi Pak Prabowo sudah mulai mengerucut dua," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/8).
Baca juga:
GNPF Ulama masih berharap Prabowo pilih Cawapres dari hasil ijtima
Golkar bekerja optimal jika Jokowi pilih Airlangga jadi Cawapres
PPP: Minta menteri sudah dikasih, habis itu enggak jadi dukung Jokowi
Prabowo ke ulama GNPF: Tolong kasih kesempatan saya untuk musyawarah
Prabowo ke pendukung: Tolonglah kasih kesempatan ke saya untuk musyawarah
Masih bahas hasil ijtima ulama, cawapres Prabowo dideklarasikan 10 Agustus