LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra Yakin Jokowi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Habiburokhman juga menyimak pernyataan Jokowi soal negara memerlukan pemimpin nasional yang berani. Menurutnya, hal itu jelas mengarah ke Prabowo Subianto.

2023-06-07 15:24:17
Capres Prabowo
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meyakini arah dukungan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024 mengarah ke Prabowo Subianto. Alasannya, dukungan itu terlihat dari gestur Jokowi selama ini.

"Kalau saya ngomong pasti saya ngomong iya dong. Anda menanya hal yang enggak perlu ditanyakan. Pasti dong," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/6).

Dia juga menyimak pernyataan Jokowi soal negara memerlukan pemimpin nasional yang berani. Menurutnya, hal itu jelas mengarah ke Prabowo Subianto.

Advertisement

"Gestur politiknya, pernyataan bahwa kita memerlukan pemimpin nasional yang berani mempertahankan kepentingan bnagsa dan negara. Itu kan jelas jelas arahnya," ujarnya.

Ikuti berita Pilpres 2024 di Liputan6.com

Advertisement

Lebih lanjut, Habiburokhman disinggung soal dukungan Jokowi ke Prabowo hanya sekadar persepsi. Menurutnya, persepsi tak bisa diukur.

"Anda bisa ngukur persepsi enggak?" terangnya.

“Enggak bisa. Ya udah. Kita juga bisa klaim. Tapi nanti rakyat yang menentukan," tandas Habiburokhman.

Diberitakan, pada pertengahan Mei lalu, nama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Prabowo Subianto diteriaki oleh relawan saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpidato di depan ribuan pendukungnya di Acara Puncak Musyawarah Rakyat (Musra).

Disana, Jokowi menyinggung sosok calon presiden (capres) yang berani untuk Pemilu 2024. Hal itu, dia sampaikan saat memberikan pidato di Puncak Musra, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/5).

"Nahkodanya itu harus pemberani, berani mengambil risiko untuk kepentingan negara, ini untuk kepentingan bangsa ini," kata Jokowi.

Tak hanya itu, menurut Jokowi, pemimpin harus tahu dan paham bagaimana memajukan bangsa Indonesia, baik dari sisi manapun dan mampu memanfaatkan peluang yang ada.

"Bukan rutinitas, bukan rutinitas bukan hanya duduk di istana, bukan hanya rutinitas, dan tanda tangan, bukan itu," ucap dia.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.