LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Gerindra: Jangan jual aset negara ke asing

BUMN sebagai aset negara yang sangat penting harus sepenuhnya dikuasai dan dijaga oleh negara.

2014-03-29 02:11:00
Gerindra
Advertisement

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki nilai strategis bagi perekonomian bangsa. BUMN merupakan lokomotif dan ujung tombak kebangkitan dan kedaulatan ekonomi.

"BUMN sebagai aset negara yang sangat penting harus sepenuhnya dikuasai dan dijaga oleh negara, jangan sampai dikuasai oleh pihak asing,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (29/3).

Fadli menegaskan, bahwa Pasal 33 UUD 1945 ayat 2 mengamanatkan bahwa cabang-cabang produksi yang memenuhi hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

“Penguasaan tersebut seharusnya dilakukan oleh BUMN. BUMN juga berperan apabila pasar tidak dapat berfungsi dengan baik. Pendanaan sektor pertanian yang dianggap beresiko besar, atau riset dan pengembangan yang belum tentu berhasil sebaiknya didanai pemerintah," jelas dia.

Meskipun demikian, lanjut Fadli, untuk kelangsungan usaha dan mengantisipasi perkembangan, BUMN memang harus dikelola dengan baik dan memberikan keuntungan secara finansial.   
 
“Negara ini memiliki lebih dari 150 BUMN sebagai pelaku ekonomi, tetapi hanya sebagian kecil saja yang peranannya sesuai dengan harapan, sedangkan untuk sebagian besar belum memiliki nilai strategis bagi perkonomian bangsa.” terang Fadli.

“Pemerintah sebagai pemegang kendali dan pemegang saham di BUMN harus mengarahkan dan mendorong BUMN untuk lebih aktif dan lebih dominan mengambil peranan dan berkontribusi dalam mencapai kebangkitan dan kedaulatan ekonomi," tandasnya.

Baca juga:
Jurkamnya hina SBY, Gerindra sebut cuma pelanggaran ringan
Prabowo: Pemimpin di Jakarta lupa rakyat, sudah duduk lupa janji
Serangan Prabowo ke Mega dan Jokowi makin gencar
Jokowi: Terima kasih Pak Prabowo
Prabowo: Kita tak butuh pemimpin tinggi gunung seribu janji

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.