LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Galang dukungan parpol, Yusril klaim Ical akan bantu lobi ke PDIP

Yusril meyakini, jika mesin partai politik berjalan, banyak energi dan kekuatan yang masuk untuk bertarung di Pilgub.

2016-03-23 14:54:50
Yusril Ihza Mahendra
Advertisement

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra cukup gencar melancarkan strategi penggalangan kekuatan partai politik untuk bersaing melawan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok.

Sejauh ini Yusril telah 'berkelana' untuk menggalang kekuatan ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerindra, Partai Golkar, hingga Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Yusril menggalang kekuatan dari partai-partai yang saat pilpres tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Yusril sudah menemui Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Pak Aburizal Bakrie juga sudah berjanji bahwa beliau akan berbicara dengan pimpinan partai yang lain memberikan dukungan," kata Yusril di ‎Jalan Cikatomas, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (23/3).

Advertisement

Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengaku senang mendapat dukungan partai yang memiliki banyak kursi di DPRD DKI Jakarta. Dalam pandangannya, jika mesin partai politik berjalan, akan banyak energi dan kekuatan yang masuk padanya.

Yusril juga mengklaim, Aburizal Bakrie juga sudah mengutus kadernya untuk menjalin kemungkinan koalisi dengan PDIP.

"Tapi Pak Aburizal Bakrie juga sudah menugaskan Pak Fuad, Ketua DPD Golkar DKI untuk melakukan pembicaraan pendahuluan dengan PDIP," tuturnya.

Advertisement

Namun Yusril enggan mengandalkan kekuatan partai politik saja. Dia bersama relawan dan simpatisannya tetap melakukan kerja lapang.

"Sebab di masyarakat ada massa mengambang, tidak menjadi anggota simpatisan partai tertentu tapi mereka punya hak pilih. Mungkin saat sekarang mereka belum mempunyai pilihan, tapi apabila calon itu sudah diumumkan biasanya masyarakat sudah punya pilihan," ucapnya.

Baca juga:
PB PII dukung Yusril di Pilgub DKI karena keluarga besar Masyumi
Usai bertemu PKS, Yusril bertekad satukan parpol lawan Ahok
Lanjutkan safari politik, Yusril berniat segera temui petinggi PDIP
Dekati ormas betawi, Yusril ajak 'pentolan' FBR ngopi bareng

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.