Fahri sindir Jokowi: Lantik WN AS jadi menteri saja belum minta maaf
Muncul isu setelah menjadi WNI, Arcandra akan kembali dilantik menjadi Menteri ESDM.
Keputusan pemerintah mengembalikan status WNI kepada Arcandra Tahar mendapat sorotan. Bahkan muncul isu setelah menjadi WNI, Arcandra akan kembali dilantik menjadi Menteri ESDM.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyayangkan keputusan presiden atas pengukuhan Arcandra itu. Dia pun menyindir keteledoran Presiden Jokowi saat melantik Arcandra yang diketahui berpaspor ganda.
"Yang kemarin saja dia melantik WN Amerika Serikat jadi menteri belum minta maaf. Apalagi ini mau melaksanakan kesalahan lagi, enggak bisa gitu dong," kata Fahri di Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (9/9).
Selain itu, Fahri juga menyinggung Presiden kurang memahami masalah imigrasi. "Nah ini ada persoalan luar negeri, imigrasi, yang dia belum biasa. Makanya (penasehatnya) kasih informasi yang baik, biar enggak salah lagi," tegasnya.
Lebih lanjut, dia menyarankan jika memang Presiden ingin Arcandra mendapat tempat, lebih baik dia diberi posisi sebagai Direktur Utama Pertamina.
"Saya sudah bilang, kalau dia jadi Dirut Pertamina kan bisa lebih aman. Karena Dirut Pertamina tidak mensyaratkan WNI. Daripada langsung jadi menteri, Dirut Pertamina dulu, gitu," tutupnya.
Baca juga:
5 Pro kontra wacana kembalinya Arcandra Tahar ke kursi menteri ESDM
Sinyal kuat Arcandra masuk kembali jadi menteri Jokowi
Menkum HAM ngaku belum dipanggil Presiden bahas Arcandra
Soal kabar akan kembali jadi menteri ESDM, ini respon Arcandra Tahar
Terungkap, kegiatan Arcandra usai dicopot Jokowi dari menteri ESDM