LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Fahri Hamzah: Ahok sempurna lecehkan partai politik

Fahri mengkritik sikap Ahok yang pada akhirnya mendekat ke parpol tak konsisten maju independen.

2016-06-28 00:43:00
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali mengkritik Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Kritik disampaikan terkait keraguan Ahok maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 lewat independen atau partai politik.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai perilaku Ahok melecehkan partai politik.

"Dalam kasus Ahok menuju pilkada DKI Jakarta, sempurna pelecehannya terhadap partai politik," kata Fahri di Jakarta, Senin (27/6).

Fahri menjelaskan, ketika Ahok menggalang dukungan dari jalur independen, partai politik disudutkan oleh mantan Bupati Belitung Timur itu. Namun setelah mendekati pencalonan, Ahok dianggap kembali mencari-cari dukungan dan memuji partai politik.

"Tapi di saat ada tanda-tanda dukungan fotocopy yang sudah dia peroleh bermasalah, dia langsung mendekatkan diri dan memuji partai politik. Ahok paham bahwa yang paling mudah adalah lewat jalur parpol karena parpol, apalagi PDIP sudah tidak perlu verifikasi karena suara PDIP di DPR yang mencukupi, dan verifikasi partai politik tidak serumit untuk verifikasi dukungan calon independen. Apalagi muncul masalah pembelian copy KTP," ungkap Fahri.

Lucunya lagi, kata dia, tidak satu pun di antara partai politik yang merasa dilecehkan. "Enak-enak saja tuh, sebagian partai politik bahkan mendukung Ahok lagi," imbuhnya.

Fahri sendiri menilai, Ahok tak punya tradisi setia pada partai. Menurut dia, Ahok hanya mempergunakan parpol sebagai alat.

"Ini yang menurut saya salah. Tidak ada demokrasi tanpa parpol. Kalau kita matikan parpol yang berkuasa orang-orang kaya. Kita enggak punya pilihan, kita hanya perlu reorientasi supaya parpol tidak jadi tempat yang beku dan kaku," jelas dia.

Menurut Fahri, sejumlah partai pendukung Ahok juga mengaku menyesal mendukung karena sikap yang mulai mendekat ke partai. Menurut dia, parpol pendukung Ahok juga disesalkan dan dianggap ikut melecehkan partai politik.

"Calon independen yang diusung parpol terbukti disesali sendiri oleh parpol. Makanya mendorong calon independen seperti pelecehan terhadap parpol," tegasnya.

Baca juga:
Teman Ahok mau hitung manual KTP, mereka yang ragu ditantang hadir
Ahok targetkan rekapitulasi 1 juta KTP selesai usai Lebaran
Ahok telah bertemu Teman Ahok cari kebenaran 1 juta KTP
Reuni tiga kawan lama pendukung Ahok di Pilgub Jakarta
Pilkada 2017 cuma ramai di Jakarta karena ada Ahok
Golkar dukung Ahok di DKI buat kepentingan Pemilu 2019
Kasus Sumber Waras bikin PDIP pikir-pikir dukung Ahok di Pilgub

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.