Erick Thohir pastikan Aburizal Bakrie sudah masuk Timses Jokowi-Ma'ruf
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, mengatakan, tak perlu lagi mempertanyakan posisi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical, di TKN. Menurut dia, dengan pertemuannya sudah sangat jelas.
Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, mengatakan, tak perlu lagi mempertanyakan posisi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical, di TKN. Menurut dia, dengan pertemuannya sudah sangat jelas.
"Saya rasa sudah masuk dengan sendirinya ya. Hari ini sudah bicara," ucap Erick di Jakarta, Senin (8/10).
Dia menegaskan, Ical nantinya punya tugas sendiri di TKN. Dan pertemuan yang digelar dengan tim kampanye sudah menggambarkan kepeduliannya.
"Jadi tentu Pak Ical punya tugas sendiri. Kami juga TKN sudah terbentuk, tetapi ini bukti beliau sangat memerhatikan kami," tutur Erick.
Selain itu, masih kata dia, dengan pertemuan antara TKN dan Ical, jelas menggambarkan soliditas partai koalisi, khususnya Golkar untuk tetap bersama dengan Jokowi-Ma'ruf.
"Dan (pertemuan ini menunjukkan) bagaimana soliditas partai pendukung, agar tadi untuk Indonesia yang terus maju, yang makmur," ungkap Erick.
Meski mantan Ketua INASGOC Asian Games 2018 ini menyebut Ical punya tugas khusus di TKN, dia masih enggan membeberkannya, apa yang akan dilakukan nanti.
"Ini advice (nasehat)-nya luar biasa. Tidak hanya bicara hari ini, tapi bicara masa datang. Bagaimana mengenai UUD 1945 supaya kita menjadi negara yang maju. 2045 itu, 100 tahun Indonesia merdeka. Dan tentu prosesnya itu tidak bisa berjalan hanya lima tahun ini. Yang diharapkan Pak Aburizal sendiri, bagaimana kita konsisten membangun bangsa ini," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Erick Thohir hadir, Ical sebut akan bahas pemenangan Jokowi-Ma'ruf
Malam ini, Timses Jokowi-Ma'ruf akan makan malam dengan Ical
Sandiaga ungkap kekagumannya pada sosok Ma'ruf Amin
Prabowo-Sandiaga rajin ke pesantren, Cak Imin yakin ulama se-Jawa dukung Ma'ruf
Prabowo kalah dari Jokowi dalam survei SMRC, PKS duga ada penggiringan opini