Elektabilitasnya turun, Djarot tanggapi santai
Elektabilitasnya turun, Djarot tanggapi santai. Kata Djarot, hasil survei yang menurun merupakan hal yang biasa. Dia justru senang dengan hasil survei tersebut.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menanggapi dengan santai hasil Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan elektabilitas dirinya dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) yang terus menurun.
"Tadi pertanyaannya apa? Kalau?," tanya balik Djarot kepada awak media usai menjadi pembicara kuliah umum di Jakarta, Sabtu (08/10).
"Kalau. If, if, if... ah aku ngga mau kalau if.. if.. itu," jawabnya.
Kata Djarot, hasil survei yang menurun merupakan hal yang biasa. Dia justru senang dengan hasil survei tersebut.
"Ya engga apa-apa. Biasalah. Malah bagus bagi kita. Kita jadi lebih keras lagi bekerjanya," ucapnya.
Sebelumnya LSI mencatat sejak Maret sampai Oktober 2016 elektabilitas Ahok menurun. Di mana elektabilitas Ahok pada Maret silam mencapai 59,3 persen, sedangkan pada Oktober ini merosot hingga 31,4 persen.
Baca juga:
LSI sebut Ahok potensi kalah karena elektabilitas terus merosot
Dianggap belum pengalaman di DKI, survei LSI tak dipercaya kubu Ahok
Dukung Ahok-Djarot, PPP siapkan kontrak politik
Ahok mentok 40 % di survei, Timses yakin peluang Agus menang besar
Tak pakai strategi, Golkar yakin Ahok-Djarot tetap dipilih rakyat
Isu SARA tak pengaruh, Ahok-Djarot tetap dipilih 42,5% umat Muslim