LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Elektabilitas 'Hasanah' di Pilgub Jabar sulit naik meski Iriawan jadi Pj Gubernur

Qodari menjelaskan, cukup sulit menaikkan elektabilitas pasangan calon dalam waktu singkat, sekitar satu minggu dari tahap pencoblosan.

2018-06-20 22:32:00
Penjabat Gubernur
Advertisement

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai keberadaan Sestama Lemhanas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur tidak begitu berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat. Sebab, sebelumnya, penunjukan Iriawan sebagai Pj dituding untuk mengamankan suara dari pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan.

"Sebetulnya kalau dikaitkan dengan elektabilitas menurut saya agak sulit, katakan lah sekarang ini Iriawan sering dikaitkan dengan pasangan Hasanah, itu kan posisinya dibawah," kata Qodari di Hotel Harris, Mall FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (20/6).

Qodari menjelaskan, cukup sulit menaikkan elektabilitas pasangan calon dalam waktu singkat, sekitar satu minggu dari tahap pencoblosan.

Advertisement

Contohnya saja, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang sudah dibantu untuk membawa embel-embel Ketua Umumnya, Prabowo Subianto dalam berkampanye, tetapi elektabilitasnya masih rendah.

"Dalam waktu sekitar satu pekan saya kira agak sulit itu untuk seorang Plt Gubernur katakan lah M Iriawan bisa meningkatkan pasangan Hasanah," ujarnya.

Diketahui, Pasangan TB Hasanuddin dan Anton di dukung oleh PDIP. Anton diketahui berasal dari instasi Kepolisian.

Advertisement

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyayangkan pelantikan Sestama Lemhanas Komjen Mochamad Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat. Sebab, dia khawatir penyelenggaraan Pilkada di Jawa Barat akan tidak netral.

"Jadi kami menyayangkan karena karena kita khawatir pilkada di Jabar ini menjadi tidak netral karena disana ada orang Polri yang maju sebagai Cawagub berpasangan dengan TB Hasanuddin dari PDIP," kata Ferdinand saat dihubungi, Senin (18/6).

"Dugaan-dugaan kecurigaan itu semakin kuat, karena TB Hasanuddin ini kan dari partai penguasa jadi kita sangat menyayangkan itu," lanjutnya.

Baca juga:
Mendagri tegaskan Komjen Iriawan penuhi syarat jadi Pj Gubernur Jabar
Komjen Iriawan: Jangan ragu atas penunjukan saya sebagai Pj Gubernur Jawa Barat
Politikus PDIP sebut pihak yang protes Iriawan jadi Pj Gubernur salah tafsir UU
Ini dasar hukum yang dipegang Kemendagri terkait Komjen Iriawan

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.