Dukung Amandemen UUD 1945, Gerindra Tunggu Keputusan MPR
Gerindra menilai perlu haluan negara. Sebab, saat ini belum ada desain Indonesia ke depan. Tahun 2045 Indonesia akan berumur satu abad, sehingga perlu desain di berbagai bidang.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyatakan, pihaknya mendukung amandemen terbatas UUD 1945 untuk menghidupkan kembali haluan negara. Namun, Gerindra saat ini bersikap menunggu keputusan dari MPR RI.
Menurut Wakil Ketua MPR RI ini, saat pertemuan dengan PDIP juga turut membahas wacana amandemen terbatas UUD 1945 untuk memasukan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).
"Hal ini tadi kita bicarakan tetapi sekali lagi akhirnya kita menunggu beberapa hal yang sedang dipersiapkan oleh MPR," katanya usai pertemuan Gerindra-PDIP, Selasa (24/8).
Gerindra menilai perlu haluan negara. Sebab, saat ini belum ada desain Indonesia ke depan. Tahun 2045 Indonesia akan berumur satu abad, sehingga perlu desain di berbagai bidang.
"Sampai sekarang kita belum punya desain satu abad Republik Indonesia itu di bidang kesehatan kayak apa, pendidikan kayak apa, ekonomi kayak apa, kemudian untuk mencapai tujuan-tujuan itu harus dengan apa saja alat-alat pendukung yang diperlukan," ujar Muzani.
Pokok-Pokok Haluan Negara, kata Muzani juga diperlukan agar terjadi pembangunan yang berkesinambungan.
"Itu sebabnya kemudian haluan negara yang dipikirkan itu menjadi pemikiran para pemimpin kita supaya desain negara yang panjang republik Indonesia itu supaya menjadi berkesinambungan," tutupnya.
Baca juga:
Megawati Perintahkan PDIP 'Slowing Down' Bahas Amandemen UUD 1945
Fixpoll: Masyarakat Tak Setuju Masa Jabatan Presiden Lebih dari 2 Periode dan 5 Tahun
Surya Paloh: MPR Tanya Dulu ke Masyarakat Kalau Mau Amandemen UUD 1945
Peta Sikap Politik Partai Soal Amandemen Terbatas UUD 1945
Ketum PAN: Amandemen UUD 1945 Tak akan Terjadi, Jangan Khawatir Berlebihan
Hatta Rajasa: Siapa Bisa Jamin Amandemen UUD 1945 Hanya Terbatas?