Duet Prabowo-Hatta, bagaimana nasib 3 ustaz PKS?
Dengan menyodorkan nama Hidayat, Anis Hatta dan Aher untuk cawapres Prabowo, PKS ingin koalisi tak cuma pencitraan.
Partai Gerindra bisa dibilang bermain politik dua kaki dalam pencapresan Prabowo Subianto . Di satu sisi Gerindra menduetkan Prabowo dengan Ketum PAN Hatta Rajasa , di sisi lain PKS telah menyiapkan tiga nama untuk cawapres mantan Danjen Kopassus tersebut.
Anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengaku belum mendengar dari Prabowo soal duet dengan Hatta. Karena itu, partainya belum menentukan langkah politik selanjutnya.
"Secara prinsip kami belum mendengar formal dari Pak Prabowo. Sebagai mana dengan majelis syuro telah memberikan tiga nama kepada Pak Prabowo," kata Hidayat kepada merdeka.com, Senin (12/5).
Tiga ustaz PKS yang sudah disodorkan ke Prabowo sebagai pendamping adalah Hidayat Nur Wahid , Ketum PKS Anis Matta dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
"Pada hakikatnya yang utama kami ingin bangun koalisi untuk bangun Indonesia yang bermartabat, tidak hanya pencitraan," lanjutnya.
Hidayat mengklaim, penyebab PKS masih diminati partai lain lantaran struktural kader yang tetap solid meski sejumlah kader inti partai dirundung isu korupsi.
"PKS tetap diminati karena kita berada dari komunitas politik, karena tetap solid. berkontribusi penting capres-cawapres," ujarnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra , Hashim Djojohadikusumo menegaskan partainya hampir memastikan akan menduetkan Prabowo-Hatta.
Hashim menilai kedua tokoh tersebut cocok untuk bersanding sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2014 mendatang. Keduanya dinilai memiliki program dan pandangan yang sama.
"Saya kira Pak Hatta Rajasa hampir pasti," kata Hashim di Kantor DPP Gerindra , Jakarta, Jumat (9/5) malam.
Baca juga:
Prabowo cenderung ke Hatta, PKS belum diajak berkomunikasi
Didekati Demokrat, PKS tetap pilih Prabowo
4 Babak kisruh PPP sebelum akhirnya dukung Prabowo
Hari ini, Prabowo minta restu Gus Mus di Jateng
Setelah maju mundur, Ini alasan PPP akhirnya pilih Prabowo