LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Djarot sebut putaran 2 tak imbang: Ahok terdakwa, Anies bebas

Djarot sebut putaran 2 tak imbang: Ahok terdakwa, Anies bebas. Djarot mengungkapkan, Ahok setiap minggunya mendapatkan banyak tekanan dari sana-sini. Namun semua itu tetap dihadapi dengan senyuman.

2017-02-28 15:04:06
Pilgub DKI
Advertisement

Wakil Gubernur Petahana DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat merasa bahwa pihak lawannya dalam Pilgub, Anies-Sandi diuntungkan karena tidak harus bekerja saat ini. Hal ini berbeda dengan kubu Ahok-Djarot, apalagi saat ini, Ahok harus menjalani proses persidangan. Djarot bicara hal ini ketika didesak cuti kampanye di putaran kedua agar tak menyalahgunakan kekuasaan.

"Ini kan posisi sebenarnya tidak imbang, Pak Basuki terdakwa lho. Setiap minggu harus menghadapi sidang, yang satunya (Anie) bebas," kata Djarot, di Balai Sarbini, Selasa (28/2).

Djarot menilai, dengan diharuskannya Ahok menjalani proses persidangan selama kampanye dan masa kerja telah melanggar aturan.

"Ini saja sudah dianggap melanggar aturan menurut saya. Dulu zaman Kapolri nya Pak Badrodin, ketika masuk masa Pilkada, maka proses hukum untuk sementara harus dihentikan. Tapi kan ini enggak, tapi kita gak cengeng," ujar Djarot.

Djarot mengungkapkan, Ahok setiap minggunya mendapatkan banyak tekanan dari sana-sini. Namun semua itu tetap dihadapi dengan senyuman.

"Beliau (Ahok) setiap minggu ditekan seperti itu. Merugikan apa menguntungkan? Ini contohnya. Tapi kita hadapi dengan tersenyum. Karena kita gak cengeng," terang Djarot.

Djarot kemudian membandingkan posisi Ahok dengan Anies saat ini. Ia juga menegaskan, bahwa kasus yang menimpa Ahok saat ini merupakan politisasi semata.

"Ini satu bebas yang satu terdakwa, tiap minggu itu digoreng-goreng isu, isu SARA. Ini kan politisasi menurut saya. Kalau nggak politisasi gak mungkin disidang sekarang, disidangnya pasti abis Pilkada. Ada gak di Indonesia sidang seperti itu sebelum pilkada? Saya tanya? Ada gak? Cuma Jakarta aja. Makanya saya bilang gentle lah kita, kami fokus untuk mewujudkan janji-janji politik Pak Jokowi, Pak Basuki sampai dengan 2017," tandas Djarot.

Baca juga:
Agung Laksono sebut Titiek Soeharto indisipliner tak dukung Ahok
Djarot akan dilaporkan ke Bawaslu karena 'kampanye' pakai baju dinas
PPP sambut baik pertemuan Prabowo dan SBY jelang putaran kedua
Akhir kasus Iwan Bopeng 'potong tentara' saat ditemui Jenderal TNI
Prabowo tancap gas pepet SBY cari dukungan lawan Ahok
Sandiaga yakin KPU DKI & Kemendagri beri putusan adil soal cuti Ahok
Pilgub DKI, Prabowo khusus temui SBY dan partai lain dilobi Sekjen

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.