LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Djarot sebut pengadangan saat di Kembangan akan dipanggil polisi

Djarot sebut pengadang saat di Kembangan akan dipanggil polisi. Menurutnya, saat ini pihak Polda Metro Jaya sedang berkejaran dengan waktu untuk menuntaskan perkara pelanggaran pilkada sebelum 1 Desember mendatang.

2016-11-22 14:01:59
Ahok-Djarot
Advertisement

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat, sempat didemo saat kampanye di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Dikatakan Djarot, saat ini kepolisian masih mengusut modus pengadangan oleh sekelompok orang.

"Yang hasil pemeriksaan kemarin, sudah tuntas dari pihak kami. Sekarang ini Polda mungkin akan mengundang pihak terlapor. Jadi yang bersangkutan pihak terlapor akan diundang. Itu didalami motifnya apa," ucap Djarot kepada awak media di Rumah Lembang, Jalan Lembang No 24-25, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).

Sedangkan untuk pihaknya sebagai pelapor, sudah semua dimintai keterangan. Barang bukti juga sudah diserahkan ke penyidik.

"Katanya hari ini, akan dipanggil pihak terlapor. Kalau dari kami sudah selesai semua," lanjutnya.

Djarot didemo ©2016 merdeka.com

Advertisement

Selain itu, menurutnya, saat ini pihak Polda Metro Jaya sedang berkejaran dengan waktu untuk menuntaskan perkara pelanggaran pilkada sebelum 1 Desember mendatang.

"Pihak polda itu sekarang sedang berkejaran dengan waktu. Dia bilang deadline-nya sampai dengan tanggal 1 Desember, untuk pelanggaran pidana pilkada," tandasnya.

Sebelumnya, tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok )- Djarot Saiful Hidayat telah melaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terkait aksi penolakan sejumlah pihak saat pasangan calon nomor urut dua di Pilgub DKI itu melakukan kampanye atau blusukan.

Anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Wibi Andrino mengatakan, akan terus mengawal pelanggaran yang telah dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut. Rencananya Bawaslu akan memanggil mereka yang terkait dugaan penolakan.

"Bawaslu memanggil pengawas Kelurahan dan Kecamatan untuk menghimpun bukti bukti terkait dugaan penolakan atau perampasan hak untuk berkampanye oleh oknum-oknum yang mengaku masyarakat Kedoya dan Kembangan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Jumat (11/11).

Baca juga:
Jokowi tak akan evaluasi parpol koalisi yang pecah di Pilgub DKI
Djarot geregetan dengan kinerja Bawaslu tak berani beri sanksi
Anies sebut loyalis Boy di PDIP sejak awal membelot tak dukung Ahok
Semangatnya Abang Negara, teriak pilih nomor 2 tapi acungkan 3 jari
PPP Djan tetap dukung Ahok: Pilih pemimpin jangan coba-coba
Per-Oktober, Ahok berikan vaksin kanker serviks secara gratis
Anggap nomor 2 bawa hoki, Setnov yakin Ahok-Djarot menang Pilgub DKI

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.