Diusulkan jadi Cawapres oleh PSI, Gus Yaqut pilih fokus di GP Ansor
Gus Yaqut mengaku kaget namanya masuk dalam daftar orang yang diajukan PSI untuk mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Karena, dia mengatakan, tidak pernah terpikirkan sama sekali untuk menjadi Cawapres.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengusulkan 12 nama calon wakil presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut adalah Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.
Gus Yaqut mengaku kaget namanya masuk dalam daftar orang yang diajukan PSI untuk mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang. Karena, dia mengatakan, tidak pernah terpikirkan sama sekali untuk menjadi Cawapres.
"Namun begitu, saya harus berterima kasih kepada kawan-kawan PSI atas pengusulan tersebut. Karena pasti sudah melalui kajian dan kalkulasi politik yang serius. Saya tahu itu karena selaku Ketum GP Ansor memang dekat dengan banyak kalangan, termasuk kawan-kawan di PSI," katanya melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Jumat (30/3).
Dia menjelaskan, kedekatan dengan PSI semata-mata karena kesamaan pandang dalam melihat NKRI dan segala persoalannya. Namun, Yaqut memutuskan untuk tetap fokus untuk memimpin GP Ansor, dibanding menjadi Cawapres bagi Jokowi.
"Saya yakin ini adalah penghormatan sekaligus kehormatan bagi GP Ansor yang selama ini konsisten menjaga negeri ini dari setiap usaha untuk merongrongnya. Tetapi sementara ini saya masih fokus menyelesaikan amanah saya sebagai Ketum GP Ansor untuk terus mengkader anak muda Indonesia agar terus mencintai negaranya," tutupnya.
Untuk diketahui, selain Yaqut ada 11 nama yang direkomendasikan oleh PSI. Nama tersebut Ketua Partai Golkar Airlangga Hartanto, Pengusaha Chairul Tanjung, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menko Maritim Luhut B Panjaitan, Mantan Panglima TNI Moeldoko, Mantan Ketua MK Mahfud MD, Pakar E-Commerce Nadiem Makarim, Pengusaha Rusdi Kirana, Ketua PBNU Said Aqil, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti.
Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni mengatakan, nama-nama tersebut muncul dari hasil interaksi PSI dengan masyarakat. Menurutnya, nama-nama itu adalah rekomendasi untuk Jokowi.
"Ada 12 nama untuk Cawapres yang akan kami rekomendasikan ke Pak Jokowi. Kami berusaha bantu Pak Jokowi inventarisasikan," katanya di kantor DPP PSI, Jakarta, Minggu (25/3).
Baca juga:
PKB sebut poros ketiga terbentuk bila Demokrat usung Gatot jadi Capres
Gerindra: Kalau ragukan kesehatan Prabowo adu lari dan renang dengan Jokowi
Pertemuan Gatot Nurmantyo-Prabowo Subianto & sinyal maju capres
Gatot Nurmantyo akui ditawari masuk Gerindra oleh Prabowo Subianto
Sandiaga Uno pimpin tim pemenangan Prabowo