Pertemuan Gatot Nurmantyo-Prabowo Subianto & sinyal maju capres
Merdeka.com - Nama mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo belakangan moncer masuk dalam bursa Pilpres 2019. Bahkan nama Gatot diakui Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo masuk dalam daftar cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Namun demikian, Hashim juga memberi sinyal kemungkinan Prabowo tak maju Pilpres masih bisa terjadi. Sementara itu, kabar kedekatan Gatot dan Prabowo mulai menyeruak. Setidaknya kedekatan ini tergambar dari pertemuan yang digelar keduanya.
Dalam pertemuan itu Gatot bahkan mengaku ditawari masuk Gerindra oleh Prabowo. Namun, kepada Prabowo, Gatot mengaku belum bisa membicarakan politik praktis karena masih aktif sebagai TNI.
Di mata Gatot, Prabowo adalah sosok yang optimis. Menurutnya, mantan Danjen Kopassus itu adalah seorang patriot yang tak pernah ragu-ragu dalam hal apapun. Hal ini diungkapkannya terkait Prabowo yang belum memutuskan apakah akan maju Pilpres atau tidak.
"Jadi maksudnya itu bukan sifat Pak Prabowo seperti itu (peragu). Beliau orangnya optimis. Beliau seorang optimis dan seorang patriot enggak pernah ragu-ragu. Orang saja ngomong ragu-ragu. Tapi beliau belum mengambil keputusan (apakah akan maju Pilpres) itu benar," kata Gatot di Apartemen Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/3) tadi malam.
Gatot sendiri tak membantah akan maju sebagai capres atau cawapres di 2019. Saat ditanyakan kemungkinan maju Pilpres, Gatot memilih tak menjawabnya.
"Saya lebih cenderung tidak menjawab pertanyaan karena saya masih prajurit TNI," katanya.
Meski 1 April lusa sudah memasuki masa pensiun, Gatot tetap enggan menjawab apakah akan maju sebagai capres atau cawapres.
"Aturan tidak mengenal hari, tidak mengenal detik," kata mantan Pangkostrad ini.
Saat ditanya apakah dirinya lebih suka nomor satu atau nomor dua, Gatot menjawab "Tergantung. Duanya ratusan dengan satunya ribuan ya pilih satu ribuan dong," katanya seperti memberi kode.
Ditanya jika dikaitkan dengan Pilpres jawabannya itu memberi sinyal lebih suka maju sebagai capres, Gatot enggan menjawabnya.
"Lebih suka saya tidak menjawab," katanya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya